Alun-Alun Palabuhanratu Tempat Favorit Buka Bersama, Disperkim Imbau Soal Kebersihan

Alun-Alun Palabuhanratu Tempat Favorit Buka Bersama, Disperkim Imbau Soal Kebersihan

Suasana Alun-Alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, ramai saat menjelang buka puasa. | Foto: SU/Ilyas Supendi

SUKABUMIUPDATE.com - Alun-Alun Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk menggelar buka puasa bersama selama Ramadan 1446 H/2025 M.

Selain tempat berbuka puasa, kawasan ini juga ramai dikunjungi warga yang berburu takjil menjelang magrib. Suasana yang terbuka dan nyaman menjadikan Alun-Alun Palabuhanratu pilihan utama untuk menikmati momen Ramadan bersama keluarga dan teman.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi Herdiawan Waryadi menyatakan Alun-Alun Palabuhanratu memang selalu dimanfaatkan masyarakat untuk berbuka bersama setiap tahunnya.

Baca Juga: Disperkim Sukabumi Bersihkan Material Tanah di Taman Lapang Cangehgar Pasca Banjir Bandang

"Alun-Alun Palabuhanratu merupakan bagian dari fasilitas publik yang dikelola Disperkim dan tempat itu juga sering digunakan masyarakat untuk berbuka puasa bersama di setiap Ramadan," ujar Herdiawan pada Senin (17/3/2025).

Herdiawan mengimbau kepada pengunjung yang melaksanakan kegiatan buka puasa bersama agar selalu tetap menjaga kebersihan lingkungan setelah berbuka.

"Kami mengingatkan pengunjung untuk selalu menjaga kebersihan setelah berbuka. Kami juga telah menyiapkan tempat sampah agar sampah tidak berserakan. Selain itu, pengunjung harus menjaga fasilitas yang ada agar tetap terawat," katanya. (ADV)

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB