SUKABUMIUPDATE.com - Salah satu korban dugaan keracunan massal warga Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia. Keracunan diduga setelah menyantap makanan pada acara syukuran pra pernikahan di Kampung Cimanggir RT 002/001 Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/6/2024).
Kepala Puskesmas Curugkembar, Tsalits Sulaeman mengatakan data hingga pukul 23.40 WIB, korban sampai dengan saat ini jumlah 46 orang. "Terdiri dari dewasa laki laki 9 orang, dewasa perempuan 24 orang, anak laki laki 5 orang, anak perempuan 8 orang," katanya kepada Sukabumiupdate.com, Selasa 11/6/2024.
Tsalits menjelaskan keluhan sedang 40 orang saat ini sedang dirawat di Puskesmas Curugkembar, dirujuk ke RSUD Sagaranten 4 orang, dan informasi terbaru satu orang meninggal dunia atas nama Nasyifa Rahayu (9 tahun), di RSUD Sagaranten. Keluhan ringan jumlah 2 orang saat ini obsevasi dirumah.
Semalam kami semua sibuk menangani pasien, kata Tsalits, dapat info dari keluarga pasien, di check ke RSUD Sagaranten via telepon ternyata benar. "Pasien atas nama Nasyifa Rahayu, mulai pukul 21.30 WIB, ada peningkatan gejala kejang kejang, kami siapkan rujukan sesuai SOP. Pukul 21.45 WIB pasien dirujuk menggunakan mobil dinas pak Camat Curugkembar, karena ambulance dua duanya sedang dipake ngerujuk, pukul 23.20 WIB kami dapat kabar dari keluarga pasien bahwa anak yang dirujuk tersebut meninggal," imbuhnya.
Keracunan Massal di Sukabumi Renggut Korban Jiwa, Warga Curugkembar Meninggal
Sukabumiupdate.com
Selasa 11 Jun 2024, 07:38 WIB

Korban keracunan saat ditangani tim medis kecamatan Curugkembar Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Editor :
Berita Terkait
Korban Keracunan Massal di Sagaranten Sukabumi Bertambah Jadi 119 Orang
SukabumiSelasa 11 Jun 2024, 00:46 WIB
Korban Dirawat 54 Orang, Polisi Selidiki Penyebab Keracunan Makanan Di Sagaranten Sukabumi
Senin 10 Jun 2024, 19:20 WIB

Ini Menu Diduga Penyebab Keracunan Makanan di Sagaranten Sukabumi
Senin 10 Jun 2024, 17:52 WIB

Berita Terkini
Doa Puasa Ramadan Hari ke-24 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Life 13 Mar 2026, 05:00 WIB
Dugaan Pelecehan Santriwati, Plang Ponpes Dai Kondang MSL di Cicantayan Sukabumi Dibongkar
Sukabumi 13 Mar 2026, 04:02 WIB
Resep Es Teler Cake Dessert Box, Hidangan Manis untuk Keluarga Saat Lebaran
Food & Travel 13 Mar 2026, 04:00 WIB
Gempa di Laut Selatan Guncang Kuat Sukabumi, BMKG: Cidolog dan Ciracap IV MMI
Sukabumi 13 Mar 2026, 03:20 WIB
Komisi II DPRD Kota Sukabumi Minta BPKPD Serius Awasi Laporan Wajib Pajak Daerah
Sukabumi 12 Mar 2026, 23:59 WIB
Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat di Sukabumi Dimusnahkan
Sukabumi 12 Mar 2026, 23:32 WIB
Gerakan Pangan Murah di Gedung Juang 45 Diserbu Warga, 5 Ton Beras dan Minyak Goreng Ludes Seketika
Produk 12 Mar 2026, 23:23 WIB
Masih Ada Perbaikan, Pembukaan Jalur Fungsional Tol Bocimi Seksi 3 Diundur
Sukabumi 12 Mar 2026, 23:12 WIB
Kisah Haru Eja, Anak Yatim Asal Kebonpedes yang Rindu Bertemu Keluarga
Sukabumi 12 Mar 2026, 23:04 WIB
Kasus Pelecehan dan Amukan Kampak di Cicurug, Suami Korban Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Pelaku
Sukabumi 12 Mar 2026, 22:06 WIB
Polisi Buru Pelaku Pembacokan 5 Jukir di RE Martadinata Sukabumi
Sukabumi 12 Mar 2026, 21:02 WIB
Baru Diluncurkan, Jersey Timnas Indonesia dari Kelme Banjir Kritik Warganet
Olahraga 12 Mar 2026, 20:48 WIB
Lansia di Ciracap Huni Rumah Nyaris Roboh Bersama Putri yang Masih SD
Sukabumi 12 Mar 2026, 20:40 WIB
750 Personel Gabungan Siap Amankan Lebaran di Sukabumi, Polisi Antisipasi Titik Macet dan Wisata
Sukabumi 12 Mar 2026, 19:39 WIB
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Resmi Ditahan KPK Terkait Korupsi Kuota Haji
Nasional 12 Mar 2026, 19:37 WIB
Vernon dan The8 SEVENTEEN akan Debut Sebagai Unit Duo Baru di Juni 2026
Musik 12 Mar 2026, 19:00 WIB
5 Doa agar Keinginan dan Harapan Cepat Dikabulkan, Yuk Amalkan di Bulan Ramadan
Life 12 Mar 2026, 18:00 WIB
Masyarakat Diimbau Waspadai Penularan Campak Jelang Mudik Lebaran 2026
Sehat 12 Mar 2026, 17:21 WIB
