Ini Daftar Makanan Diduga Penyebab Keracunan Massal Di Cibadak Sukabumi, Akan Diuji Lab

Selasa 04 Juni 2024, 23:23 WIB
Daftar makanan diduga penyebab keracunan massal di Cibadak Sukabumi diambil sampelnya untuk diuji Lab | Foto : Ibnu Sanubari

Daftar makanan diduga penyebab keracunan massal di Cibadak Sukabumi diambil sampelnya untuk diuji Lab | Foto : Ibnu Sanubari

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan warga di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan makanan

Informasi yang dihimpun, mereka dilaporkan mengalami keracunan massal usai menyantap makanan yang diberikan dalam acara syukuran jelang pernikahan salah seorang warga di Kampung Cikiwul Lebak, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, pada Minggu sore 2 Juni 2024.

"Setelah melakukan penyidikan, ternyata syukuran diadakan oleh calon mempelai lelaki menjelang hajatan minggu depan," ujar Anggota Reskrim Polsek Cibadak Bripka Rijal Ardyanto kepada sukabumiupdate.com di lokasi, Selasa (4/6/2024) malam.

Kata Rijal, pihaknya pun sudah mengambil sejumlah sampel makanan dari rumah warga yang mengadakan syukuran tersebut untuk di uji lab.

"Bahan bahan yang dimasak seperti sambal goreng, nasi, opor ayam, bihun. Sementara yang beli diluar wajit, kue ali, kue bolu kukus," jelasnya.

Baca Juga: 49 Warga Cibadak Sukabumi Keracunan Massal usai Santap Makanan di Acara Syukuran

"Sampel ini akan dilakukan observasi dulu di laboratorium dan akan melaporkan ke pimpinan," pungkasnya menambahkan.

Menurut Rijal, gejala keracunan mulai dirasakan secara serentak pada Selasa 4 Juni 2024 sekitar pukul 18.30 WIB. Namun, sebelumnya ada yang merasakan gejala pada Senin 3 Juni 2024 sebanyak 5 orang dan keadaannya sudah membaik.

Rijal menuturkan, gejala yang dialami oleh korban keracunan meliputi mual, pusing, demam, muntah-muntah dan diare. Dari sekitar 60 orang yang hadir dalam acara syukuran tersebut, tercatat 49 orang diduga mengalami keracunan. "Jumlah korban mungkin masih bertambah," ujarnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 19:20 WIB

Polisi Telusuri Identitas Tengkorak Celana Merah di Cioray Sukabumi

Pihak kepolisian tengah lakukan penyelidikan kasus penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Keuangan24 Juni 2024, 19:09 WIB

BPJS dan UU Desa Baru: Kades, Perangkat dan BPD Dilindungi Jamsostek

Melalui perannya dalam UU Desa, BPJS Ketenagakerjaan berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan perlindungan sosial di tingkat desa, sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaat nyata.
Peran BPJS Ketenagakerjaan dan UU Desa 2024 | Foto : Ist
Sehat24 Juni 2024, 19:00 WIB

Asam Lambung & GERD! Awas 7 Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa memperparah kondisi seperti refluks asam (GERD) atau penyakit tukak lambung. Asam lambung berlebih dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Ilustrasi. Asam Lambung Naik! Awas Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sehat24 Juni 2024, 18:30 WIB

Begini 7 Cara Menghindari Lonjakan Gula Darah yang Tepat Bagi Penderita Diabetes

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi24 Juni 2024, 18:17 WIB

Ada Training Pink dan Bra, Mayat Tinggal Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Perempuan

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa saat ia bersama sejumlah anggota Kepolisian tiba di lokasi, diduga tengkorak tersebut berjenis kelamin perempuan
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Life24 Juni 2024, 18:00 WIB

Doa yang Dibaca Saat Menyambut Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air

Doa untuk jemaah haji yang pulang ke tanah air ini dianjurkan dibacakan saat menyambutnya.
Ilustrasi - Jemaah haji yang pulan ke tanah air. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Sukabumi24 Juni 2024, 17:48 WIB

Sidak Ke PT BBM: BPJS dan Disnakertrans Sukabumi Pastikan Ahli Waris Pekerja Tewas Dapat Hak

Inspeksi ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian salah seorang buruh.
BPJS dan Disnakertrans Sukabumi Sidak ke PT BBM Padabeunghar menyusul adanya pekerja tewas tergiling mesin pengolah batu kapur | Foto : Ist
Life24 Juni 2024, 17:45 WIB

Mengenal Gangguan Keterikatan Reaktif Pada Anak Serta Gejala Hingga Penyebabnya

Gangguan Keterikatan Reaktif atau RAD merupakan suatu kondisi kesehatan mental yang terbentuk akibat kekerasan emosional hingga fisik dari orang tua dan pengasuhnya.
Ilustrasi mengenal gangguan keterikatan reaktif (RAD) pada anak (Sumber : Pexels.com)