Polisi Ungkap Kronologi dan Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Brio Putih di Sekarwangi Sukabumi

Rabu 21 Februari 2024, 17:17 WIB
Petugas Damkar saat mengevakuasi dua korban yang terjepit atap mobil Brio Putih yang alami kecelakaan maut di Cibadak Sukabumi. (Sumber : Istimewa)

Petugas Damkar saat mengevakuasi dua korban yang terjepit atap mobil Brio Putih yang alami kecelakaan maut di Cibadak Sukabumi. (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi mengungkap kronologi dan dugaan penyebab sementara kecelakaan maut yang menimpa mobil Honda Brio putih bernopol B 2463 SRZ di Jalan Raya Siliwangi, Kampung Sekarwangi, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/2/2024).

Diketahui, dalam kecelakaan yang terjadi sekira pukul 02.15 WIB itu dua orang yang didalam mobil tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M Yanuar Fajar mengatakan, kronologi bermula saat mobil Honda Brio itu melaju dari arah Cibadak mengarah ke arah Sukabumi.

Sesampai di lokasi kejadian, di saat melintasi jalan lurus dan cuaca tengah dalam kondisi hujan, Fajar menyebut mobil tiba-tiba out of control atau hilang kendali saat mendahului kendaraan minibus di depannya.

"Setelah mendahului kendaraan minibus out of control (hilang kendali) ke sebelah kiri, kemudian menabrak tembok atau pagar rumah warga," kata Fajar kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Kronologi, Identitas dan Kondisi Korban Tewas Kecelakaan Maut Brio Putih di Sekarwangi Sukabumi

Setelah kejadian laka lantas, pihaknya berkoordinasi dengan pihak damkar karena posisi pengemudi maupun penumpang terjepit atap kabin mobil yang ringsek.

“Sehingga membutuhkan evakuasi dan peralatan khusus untuk mengeluarkan korban tersebut. Kita menyayangkan atas insiden tersebut, dua orang meninggal dunia yaitu pengemudi kendaraan berikut penumpang," paparnya.

Menurut Fajar, saat ini masih dilakukan pendalaman, penyidik dari Unit Laka Satlantas Polres Sukabumi masih di tempat kejadian perkara (TKP). "Kami masih mencari saksi atau bukti-bukti petunjuk," pungkasnya.

Kepala Kamar Mayat RSUD Sekarwangi, Dede Supriadi mengatakan, kedua korban dibawa ke rumah sakit sekira pukul 04.30 WIB. Para korban mengalami luka serius di bagian kepala dan kondisinya sudah tak bernyawa.

"Untuk luka-luka yang terberat itu memang di luka di kepala dan luka lainnya lecet-lecet aja," ujarnya kepada awak media.

Baca Juga: Brio Putih Melintir Tabrak Beton di Sekarwangi Sukabumi, Pengemudi dan Penumpang Tewas

Menurut Dede, identitas kedua korban meninggal dunia masing-masing bernama Chozino Juan Erichiyan (19 tahun) warga Pekalongan, Jawa Tengah selaku sopir Brio Putih. Sementara, penumpangnya bernama Anggi Apriani Karaben (18 tahun) warga Jalan Parahita Nugraha, Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.

"Untuk korban yang perempuan sudah dibawa oleh keluarganya ke rumah duka, untuk dilakukan pemulasaran. Sedangkan, untuk sopirnya sekarang jenazahnya masih di kamar mayat RSUD Sekarwangi, Cibadak. Iya, itu keluarganya lagi diperjalanan mau ke sini," jelasnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi18 Juli 2024, 23:57 WIB

Tangis Histeris Pedagang Tahu di Sukabumi Diduga Jadi Korban Hipnotis, Uang Rp3 Juta Raib

Seorang pria paruh baya pedagang tahu keliling menangis histeris usai diduga jadi korban hipnotis di Nagrak Sukabumi.
Engkos menangis histeris karena uang hasil jualannya raib dibawa pelaku. Dugaan penipuan modus hipnotis ini terjadi di Nagrak Sukabumi. (Sumber Foto: Tangkapan layar video/Istimewa)
Sukabumi18 Juli 2024, 22:25 WIB

Pemkot Sukabumi Terbitkan Buku Data Statistik Sektoral Daerah, Cek Akses Bacanya di Sini

Berikut link buku Data Statistik Sektoral Daerah tahun 2024 yang diterbitkan Diskominfo Kota Sukabumi.
Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Rahmat Sukandar saat menyerahkan buku Data Statistik Sektoral Daerah tahun 2024 kepada Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji. (Sumber : @diskominfo_sukabumikota)
Sukabumi18 Juli 2024, 20:59 WIB

Pengacara Terlapor Hargai Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual Putri Nelayan Palabuhanratu

Kuasa Hukum SRP buka suara terkait kasus pelecehan seksual finalis putri Nelayan Palabuhanratu Sukabumi yang kini naik ke tahap penyidikan.
Gedung Satreskrim Polres Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)
Bola18 Juli 2024, 20:20 WIB

Adam Alis Resmi Jadi Pemain Baru Persib Bandung

Adam Alis didatangkan Persib Bandung dari Borneo FC dengan status pinjaman dengan opsi kontrak permanen.
Persib Bandung umumkan Adam Alis sebagai pemain baru. (Sumber : Medsos Persib)
Jawa Barat18 Juli 2024, 20:20 WIB

Kecam Pelecehan Seksual Putri Nelayan Palabuhanratu, Kohati Badko Jabar Minta Pelaku Dihukum Berat

Korps HMI Wati Badan Koordinasi (Kohati Badko) Jawa Barat memberikan perhatian serius terhadap kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan Ketua Panitia Hari Nelayan Palabuhanratu 2024.
(Foto Ilustrasi) Unit PPA Polres Sukabumi menangani kasus dugaan pemerkosaan salah satu finalis Putri Nelayan Palabuhanratu. | Foto: SU/Ilyas Supendi
Sukabumi18 Juli 2024, 20:01 WIB

Target Rampung 75 Hari, Dinas PU Perbaiki Jalan Caringin-Cidahu Sukabumi

Proyek ini merupakan bagian dari upaya Dinas PU Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Cidahu.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi mulai perbaiki ruas jalan Caringin-Cidahu di Desa Pondokkaso Tengah. (Sumber : Istimewa)
Sehat18 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Cara Membantu Mengelola Strategi Perilaku ADHD Pada Anak Anda

Ada Beberapa Strategi Terbaik untuk Mengelola Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua.
Ilustrasi - Ada Beberapa Strategi Terbaik untuk Mengelola Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua. (Sumber : Pixabay.com/@SarahRichterArt)
Sukabumi18 Juli 2024, 19:29 WIB

Bocah 10 Tahun di Cidadap Sukabumi Lumpuh Sejak Balita, Butuh Biaya Pengobatan

Ali yang berusia 10 tahun tidak bisa berinteraksi atau bermain dengan anak-anak seusianya. Berat badannya hanya berkisar antara 8 hingga 9 kilogram, setara dengan berat badan anak usia lima tahun.
Muhamad Ali Mursali (10 tahun) dan sang ibu, Solihat, warga di Cidadap Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Arena18 Juli 2024, 19:13 WIB

Peslalom Asal Sukabumi Naik Podium di Autokhana Championship Kejurnas 2024

Bikin bangga, pembalap asal Sukabumi raih juara 2 di event Autokhana Championship Kejurnas 2024.
Bikin bangga, pembalap asal Sukabumi raih juara 2 di event Autokhana Championship Kejurnas 2024. (Sumber : Istimewa).
Sehat18 Juli 2024, 19:00 WIB

3 Gejala ADHD Pada Anak yang Umum Terjadi, Orang Tua Perlu Mengetahuinya

Ada Beberapa Ciri Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua.
Ilustrasi -  Ada Beberapa Ciri Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua. (Sumber : pexels.com/@Ketut Subiyanto).