Kronologi Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor, Dipicu Truk Boks Rem Blong

Selasa 23 Januari 2024, 23:02 WIB
Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di jalur Puncak Bogor, Selasa (23/1/2024) (Sumber : Instagram/net2netnews)

Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di jalur Puncak Bogor, Selasa (23/1/2024) (Sumber : Instagram/net2netnews)

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi mengungkap kronologi kecelakaan beruntun di Puncak, Kabupaten Bogor yang terjadi pada Selasa siang (13/1/2024). Akibat insiden ini, 17 orang alami luka-luka, 3 diantaranya anak-anak.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, kecelakaan beruntun terjadi karena truk boks bermuatan air mineral mengalami rem blong. Ia juga memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan 9 kendaraan itu.

"Korban 17 orang. Tiga diantaranya anak-anak. Satu orang luka berat dan 16 luka ringan," kata Rizky dikutip dari suara.com.

Rizky menyebutkan jika sopir truk pengangkut air minum dalam kemasan Le Minerale, mengalami luka dan dalam keadaan syok sehingga belum bisa dimintai keterangan.

"Sopirnya tadi masih syok. Belum bisa dimintai keterangan. Anggota sudah meluncur ke rumah sakit. Ada hentakan belum tau lukanya ringan atau berat," ujar dia.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Jalur Puncak, Polisi Sebut Korban Belasan Orang

Tabrakan beruntun itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu, berawal saat mobil boks berwarna putih, Mitsubishi nomor polisi B 9740 UXX melaju dari arah Puncak menuju Gadog, melintasi jalan menurun dan menikung ke kiri kemudian mengalami rem blong.

Mobil boks lalu menabrak sepeda motor Honda Beat nomor polisi F 2713 RO dan minibus Suzuki XL7 nomor polisi F 1582 AAC, kemudian membentur angkot nomor polisi F 1994 NZ yang sedang berhenti di badan jalan sebelah kiri dari arah Puncak.

Kemudian, minibus Suzuki XL7 terdorong ke kanan jalan, membentur angkot nomor polisi D 1914 XA yang melaju dari arah Gadog menuju Puncak, kemudian membentur kembali mobil boks Mitsubishi L300 nomor polisi BB 8863 FA yang sedang parkir di bahu jalan sebelah kanan dari arah Puncak.

Selanjutnya, mobil boks nomor polisi B 9740 UXX menabrak sepeda motor Honda Beat nomor polisi B 4044 SEH yang melaju dari arah berlawanan dan terus melaju membentur dua kendaraan sekaligus. Yaitu sepeda motor yang masuk ke bawah mobil boks dan menghantam tembok pilar rumah makan dan bengkel velg mobil.

"Dugaan sementara rem blong truk boks yang melaju dari arah Puncak tapi masih ditangani oleh anggota untuk jelasnya bagaiman. Ada kurang lebih 5 kendaraan roda 4 dan empat kendaraan roda 2 terlibat kecelakaan. Korban 14 orang, luka ringan dan luka berat," jelas Rizky.

Petugas Polres Bogor masih melakukan penanganan kecelakaan tersebut, dengan berfokus pada evakuasi korban serta kendaraan yang terlibat kecelakaan.

SUMBER: SUARA.COM

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi18 Juli 2024, 23:57 WIB

Tangis Histeris Pedagang Tahu di Sukabumi Diduga Jadi Korban Hipnotis, Uang Rp3 Juta Raib

Seorang pria paruh baya pedagang tahu keliling menangis histeris usai diduga jadi korban hipnotis di Nagrak Sukabumi.
Engkos menangis histeris karena uang hasil jualannya raib dibawa pelaku. Dugaan penipuan modus hipnotis ini terjadi di Nagrak Sukabumi. (Sumber Foto: Tangkapan layar video/Istimewa)
Sukabumi18 Juli 2024, 22:25 WIB

Pemkot Sukabumi Terbitkan Buku Data Statistik Sektoral Daerah, Cek Akses Bacanya di Sini

Berikut link buku Data Statistik Sektoral Daerah tahun 2024 yang diterbitkan Diskominfo Kota Sukabumi.
Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Rahmat Sukandar saat menyerahkan buku Data Statistik Sektoral Daerah tahun 2024 kepada Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji. (Sumber : @diskominfo_sukabumikota)
Sukabumi18 Juli 2024, 20:59 WIB

Pengacara Terlapor Hargai Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual Putri Nelayan Palabuhanratu

Kuasa Hukum SRP buka suara terkait kasus pelecehan seksual finalis putri Nelayan Palabuhanratu Sukabumi yang kini naik ke tahap penyidikan.
Gedung Satreskrim Polres Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)
Bola18 Juli 2024, 20:20 WIB

Adam Alis Resmi Jadi Pemain Baru Persib Bandung

Adam Alis didatangkan Persib Bandung dari Borneo FC dengan status pinjaman dengan opsi kontrak permanen.
Persib Bandung umumkan Adam Alis sebagai pemain baru. (Sumber : Medsos Persib)
Jawa Barat18 Juli 2024, 20:20 WIB

Kecam Pelecehan Seksual Putri Nelayan Palabuhanratu, Kohati Badko Jabar Minta Pelaku Dihukum Berat

Korps HMI Wati Badan Koordinasi (Kohati Badko) Jawa Barat memberikan perhatian serius terhadap kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan Ketua Panitia Hari Nelayan Palabuhanratu 2024.
(Foto Ilustrasi) Unit PPA Polres Sukabumi menangani kasus dugaan pemerkosaan salah satu finalis Putri Nelayan Palabuhanratu. | Foto: SU/Ilyas Supendi
Sukabumi18 Juli 2024, 20:01 WIB

Target Rampung 75 Hari, Dinas PU Perbaiki Jalan Caringin-Cidahu Sukabumi

Proyek ini merupakan bagian dari upaya Dinas PU Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Cidahu.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi mulai perbaiki ruas jalan Caringin-Cidahu di Desa Pondokkaso Tengah. (Sumber : Istimewa)
Sehat18 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Cara Membantu Mengelola Strategi Perilaku ADHD Pada Anak Anda

Ada Beberapa Strategi Terbaik untuk Mengelola Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua.
Ilustrasi - Ada Beberapa Strategi Terbaik untuk Mengelola Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua. (Sumber : Pixabay.com/@SarahRichterArt)
Sukabumi18 Juli 2024, 19:29 WIB

Bocah 10 Tahun di Cidadap Sukabumi Lumpuh Sejak Balita, Butuh Biaya Pengobatan

Ali yang berusia 10 tahun tidak bisa berinteraksi atau bermain dengan anak-anak seusianya. Berat badannya hanya berkisar antara 8 hingga 9 kilogram, setara dengan berat badan anak usia lima tahun.
Muhamad Ali Mursali (10 tahun) dan sang ibu, Solihat, warga di Cidadap Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Arena18 Juli 2024, 19:13 WIB

Peslalom Asal Sukabumi Naik Podium di Autokhana Championship Kejurnas 2024

Bikin bangga, pembalap asal Sukabumi raih juara 2 di event Autokhana Championship Kejurnas 2024.
Bikin bangga, pembalap asal Sukabumi raih juara 2 di event Autokhana Championship Kejurnas 2024. (Sumber : Istimewa).
Sehat18 Juli 2024, 19:00 WIB

3 Gejala ADHD Pada Anak yang Umum Terjadi, Orang Tua Perlu Mengetahuinya

Ada Beberapa Ciri Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua.
Ilustrasi -  Ada Beberapa Ciri Perilaku ADHD Pada Anak yang Perlu Diperhatikan Orang Tua. (Sumber : pexels.com/@Ketut Subiyanto).