Ratusan Warga Cireunghas Sukabumi Salat Istisqa Memohon Hujan Segera Turun

Jumat 08 September 2023, 17:46 WIB
Berharap turun hujan, ratusan warga Kampung Tugu Sukamanah, Desa/Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, menggelar salat Istisqa, Jumat (8/9/2023). (Sumber : SU/Asep Awaludin)

Berharap turun hujan, ratusan warga Kampung Tugu Sukamanah, Desa/Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, menggelar salat Istisqa, Jumat (8/9/2023). (Sumber : SU/Asep Awaludin)

SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan warga Kampung Tugu Sukamanah, Desa/Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, menggelar Salat Istisqa di lapangan, Jumat (8/9/2023). Kegiatan ibadah ini sebagai bentuk ikhtiar meminta kepada Allah SWT diturunkannya hujan.

Salat sunnah tersebut digelar masyarakat bersama Forkopimcam Cireunghas setelah selesai melaksanakan salat Jumat. Hal ini dilakukan karena musim kemarau panjang tengah melanda.

Sekretaris MUI Kabupaten Sukabumi Ujang Hamdun mengatakan, imbauan melaksanakan salat Istisqa sudah disampaikan melalui Surat Edaran nomor 58/MUI-KABSI/VIII/2023. Dia menjelaskan, fenomena kemarau panjang ini perlu disikapi dengan kesabaran sekaligus ikhtiar dengan memohon diturunkannya hujan oleh Allah SWT.

"Per 30 Agustus, MUI sudah berkirim surat ke Pemda untuk mengadakan atau menginstruksikan kepada seluruh masyarakat, OPD dan lintas sektoral agar menyelenggarakan istisqa. Secara internal kita sudah melakukan tapi belum diselenggarakan secara menyeluruh," ujar Ujang kepada sukabumiupdate.com pada Jumat (8/9/2023).

Baca Juga: Hujan Guyur Kaki Gunung Gede Pangrango di Sukabumi, Warganet: Alhamdulilah

Selain itu, Ujang menjelaskan bahwa salat istisqa memiliki cara sendiri dalam pelaksanaannya yang juga berbeda dengan salat sunnah lainnya. Pelaksaan salat ini dianjurkan untuk dilaksanakan di lapangan terbuka.

"Masyarakat yang sakit ataupun yang memiliki hewan ternak dianjurkan membawa serta ternaknya dan ditempatkan di tempat yang sekiranya tidak mengganggu jemaah. Perbanyak bacaan istighfar dan ada dua khutbah," jelasnya.

Dalam tausiahnya, Ujang juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalakan api dengan sembarangan, mengingat fenomena El Nino masih berlangsung dan sangat dirasakan dampaknya.

"Harapan kita masyarakat jangan sembarangan menyalakan api di sembarang tempat yang dapat mengakibatkan kebakaran, perbanyak istighfar, berdoa kepada Allah agar hujan," kata dia.

Dia juga mengajak masyarakat, pengurus DKM, Madrasah Diniyah, majelis taklim hingga pondok pesantren untuk sama-sama melaksanakan salat Istisqa di lapang terbuka.

"Insyaallah dengan dengan doa bersama, Allah mengijabah dan cepat diturunkan hujan," pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Jawa Barat30 November 2023, 11:03 WIB

PLN: Listrik Jabar Sudah Pulih 100 Persen, Tanggapi Kabar Hoaks Padam 18 Jam

Disinyalir, adanya sambaran petir yang mengenai jaringan transmisi mengakibatkan pembangkit terpengaruh.
PT PLN (Persero) berhasil memulihkan kondisi kelistrikan di beberapa lokasi di Jawa Barat yang sebelumnya terdampak gangguan. | Foto: PLN
Life30 November 2023, 11:00 WIB

Kamu Harus Peka! 9 Ciri Bahasa Tubuh Seorang Wanita yang Jatuh Cinta Kepadamu

Bahasa tubuh seorang wanita yang jatuh cinta dapat menunjukkan ketertarikan, perhatian, dan keintiman.
Ilustrasi - Bahasa tubuh seorang wanita yang jatuh cinta dapat menunjukkan ketertarikan, perhatian, dan keintiman. (Sumber : Freepik.com/@pressfoto).
Food & Travel30 November 2023, 10:47 WIB

Mulai 2024, Pulau Kunti dan Pantai Pasir Putih Sukabumi Ditutup untuk Wisatawan

Penutupan kegiatan wisata ini mulai dilakukan pada 1 Januari 2024.
Pulau Kunti di wilayah Cagar Alam Cibanteng di Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ragil Gilang
Nasional30 November 2023, 10:21 WIB

NADIASA Dukung Kolaborasi Lintas Nazhir Wakaf Wujudkan Kemaslahatan Publik

H. Ayep Zaki, Dewan pengarah NADIASA sekaligus pendiri lembaga Doa Bangsa, mengapresiasi Rumah Wakaf Indonesia dengan Workshop Waqf Academy, yang mana kolaborasi Lintas Nazhir Wakaf ini guna mewujudkan Kemaslahan Publik.
NADIASA Dukung Kolaborasi Lintas Nazhir Wakaf Wujudkan Kemaslahatan Publik (Sumber : Istimewa)
Entertainment30 November 2023, 10:03 WIB

Ariel Tatum hingga Happy Salma ke Selabintana Sukabumi, Catat Waktunya!

Acara seni Sukabumi 1980 bakal dihadiri sejumlah artis papan atas, diantaranya Ariel Tatum, Happy Salma, Donna Agnesia hingga Dewi Gita.
Acara Sukabumi 1980 yang diselenggarakan di Salabintana bakal dihadiri artis Ariel Tatum, Happy Salma, Dewi Gita hingga Donna Agnesia | Foto: Instagram/@infotitimangsa
Life30 November 2023, 10:00 WIB

Suka Mengambil Hak Orang Lain, Ini 10 Ciri-Ciri Dzolim!

Tak Hanya Suka Mengambil Hak Orang Lain, Ciri Orang dzolim bahkan menjadikan orang lain kambing hitam demi melakukan pencitraan. Toxic!
Ilustrasi. Suka Mengambil Hak Orang Lain, Ini 10 Ciri-Ciri Dzolim! | Sumber: Freepik.com (peoplecreations)
Cek Fakta30 November 2023, 09:50 WIB

PLN Sebut Hoaks, Kabar akan Mati Listrik 18 Jam Sehari di Bogor dan Sukabumi

Kabar hoaks ini juga mencantumkan jadwal pemadaman bergilir.
Tangkapan layar kabar hoaks rencana pemadaman listrik di wilayah Bogor dan Sukabumi. | Foto: Istimewa
Sehat30 November 2023, 09:00 WIB

Dagingnya Putih dan Empuk, Inilah 5 Manfaat Buah Sukun untuk Kesehatan

Buah sukun memiliki bentuk yang mirip dengan buah nangka, tetapi ukurannya lebih kecil.
Ilustrasi - Buah sukun memiliki bentuk yang mirip dengan buah nangka, tetapi ukurannya lebih kecil. (Sumber : pexels.com/@Jefry Surianto).
Life30 November 2023, 08:58 WIB

8 Tips Orang Tua Bantu Kecemasan Situasional pada Anak, Yuk Terapkan

Merasa cemas dalam situasi tertentu adalah hal yang wajar, dan bisa juga berhubungan dengan kecemasan situasional.
Ilustrasi orang tua membantu kecemasan situasional pada anak. | Foto: Pexels.com/@RDNEStockProject
Nasional30 November 2023, 08:43 WIB

Di Hadapan Jokowi, Dirut PLN Paparkan Pengembangan Hydropower di Tanah Air

PLN di bawah arahan Kementerian ESDM tengah menyiapkan strategi Accelerated Renewable Energy Development (ARED) yang mampu meningkatkan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan hingga 75% pada tahun 2040.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat mengunjungi booth PT PLN (Persero) dalam rangkaian World Hydropower Congress (WHC) 2023 di Nusa Dua Bali pada Selasa (31/10). | Foto: PLN