3 Terdakwa Kasus Korupsi SPK Fiktif di Sukabumi Dituntut 1 dan 2 Tahun Penjara

Kamis 07 September 2023, 02:17 WIB
Tiga terdakwa kasus korupsi SPK fiktif di Sukabumi saat jalani sidang tuntutan di PN Tipikor Bandung. (Sumber : Istimewa)

Tiga terdakwa kasus korupsi SPK fiktif di Sukabumi saat jalani sidang tuntutan di PN Tipikor Bandung. (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Tiga terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif keuangan dari anggaran bantuan Provinsi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2016 mengikuti agenda penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung, Rabu (6/9/2023).

Adapun ketiga terdakwa kasus tersebut yakni Harun Alrasyid yang saat itu atau pada 2016 menjabat kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Sukabumi. Kemudian, Saeful Ramdhan yang saat itu menjabat sebagai kabid promosi kesehatan Dinkes Kabupaten Sukabumi dan Dian Iskandar selaku pejabat pengadaan barang dan jasa Bidang Sekretariat dan Bidang Promkes Dinkes Kabupaten Sukabumi.

Kasi Intel Kejari Kabupaten Sukabumi, Wawan Kurniawan mengatakan dalam sidang tuntutan tersebut, terdakwa Harun Alrasyid dituntut pidana penjara 2 tahun 6 bulan ditambah dengan denda sebesar Rp100 juta Subsidair kurungan selama 5 bulan. “Dengan perintah terdakwa tetap ditahan serta membayar uang pengganti sebesar Rp. 2,1 Miliar lebih,” kata Wawan.

Menurut Wawan, jika dalam 1 bulan uang pengganti tidak dibayarkan terdakwa Harun Alrasyid, maka harta benda dan atau pendapatan terdakwa dapat disita oleh Jaksa untuk mengganti sejumlah uang pengganti yang harus dibayarkan. “Dan jika tidak mencukupi diganti dengan pidana selama Subsidair selama 1 tahun dan 5 bulan penjara,” tambahnya.

Baca Juga: Berawal Bakar Sampah, Bengkel Las di Jalan Kabandungan Sukabumi Dilalap Api

Sedangkan dua terdakwa lainnya yakni Dian Iskandar dan Saeful Ramdhan dituntut p1 tahun 6 bulan penjara. “Ditambah denda sebesar Rp500 juta untuk terdakwa Dian Iskandar dan Rp400 juta untuk terdakwa Saeful Ramdhan. Keduanya Subsidair kurungan selama 5 bulan dan dengan perintah tetap ditahan,” kata Wawan.

Wawan menuturkan, ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah “melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut” sebagaimana dalam Dakwaan Pertama Subsidair Pasal 3 Juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tipikor, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Sidang selanjutnya dijadwalkan akan dilaksanakan satu minggu kemudian pada tanggal 13 September 2023, dengan agenda pembacaan pledoi (pembelaan) dari para terdakwa," pungkas Wawan.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Entertainment28 Februari 2024, 22:59 WIB

3 Fakta Menarik Mengenai Hubungan Asmara Karina Aespa dan Lee Jae Wook

Kabar terkait hubungan asmara antara Karina Aespa dan Lee Jae Wook yang diunggah Dispatch berhasil menghebohkan media sosial.
Potret Kedekatan Hubungan Karina Aespa dan Lee Jae Wook.  Sumber Foto: Dispatch
Sukabumi28 Februari 2024, 22:32 WIB

8 dari 35 Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Belum Bisa Sekolah, 1 Dirawat di RS

Berikut update kondisi puluhan Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Jajanan. Delapan belum bisa masuk Sekolah karena belum sembuh total.
IGD RS Bunut Kota Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Jawa Barat28 Februari 2024, 22:19 WIB

Sekolah Vokasi IPB Sukabumi Sepakati 8 Bidang Kerja Sama dengan Sukabumiupdate.com

Sebagai ikhtiar menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, Sekolah Vokasi IPB Kampus Sukabumi berkomitmen untuk memperluas kerjasama dengan pihak eksternal, salah satunya dengan Sukabumiupdate.com
Penandatanganan MoU oleh Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Dr Aceng Hidayat dan Chief Executive Officer (CEO) Sukabumiupdate.com, Nuril Arifin | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi28 Februari 2024, 21:24 WIB

Gempa Dangkal M1,8 di Warnasari, BMKG: Sesar Lokal di Timur Laut Kota Sukabumi

Gempa M1,8 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. Titik lokasinya di Warnasari.
Episenter gempa M1,8 di Warnasari Sukabumi Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. (Sumber : BMKG)
Jawa Barat28 Februari 2024, 21:11 WIB

Rektor INKHAS Optimis MoU dengan UIN SGD Bandung Akan Tingkatkan Mutu Pendidikan

Rektor Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi (INKHAS), Dr. H. A. Suganda, M.Ag, menyatakan optimismenya terhadap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Penandatanganan MoU antara INKHAS Sukabumi dan UIN SGD Bandung | Foto : dok. Inkhas
Sukabumi28 Februari 2024, 20:35 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Cidahu Pampang Tulisan "Korban Janji": Ini Kata PU Sukabumi

Sejumlah warga memprotes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, protes dilakukan dengan menanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji"
Protes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, warga tanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji" | Foto : Ibnu Sanubari
Bola28 Februari 2024, 20:30 WIB

6 Fakta Menarik Persib Saat Tundukan PSIS, Nick Absen Hingga Clean Sheet Kevin

Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1
Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1 (Sumber : Persib.co.id)
Life28 Februari 2024, 20:00 WIB

8 Bahasa Tubuh Orang yang Sudah Tidak Betah Sendiri, Kamu Salah Satunya?

Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan
Ilustrasi - Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan (Sumber : pexels.com/@Andrea Piacquadio)
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:46 WIB

Sibuknya Bawaslu Kota Sukabumi, Banyak Terima Laporan Pelanggaran Pemilu

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih mengatakan terdapat 9 laporan dugaan pelanggaran yang diterimanya. Yaitu mulai dari politik uang (money politic), pengrusakan alat peraga kampanye (APK) dan rekapitulasi suara
Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:43 WIB

Putusan Dugaan Pemindahan Suara Caleg PDIP Kota Sukabumi Diumumkan 29 Februari

Bawaslu akan umumkan hasil putusan dari sidang dugaan pemindahan suara Caleg PDIP DPRD Kota Sukabumi, Kamis 29 Februari 2024 besok.
Situasi persidangan lanjutan kasus dugaan pemindahan suara di Pileg 2024 DPRD Kota Sukabumi, Rabu (28/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)