Pensiun Dini, Masa Operasional PLTU Palabuhanratu Sukabumi Jadi 15 tahun
[object Object]
Jumat 21 Okt 2022, 08:11 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - PT PLN (Persero) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melakukan penjajakan dalam pengakhiran lebih awal (early retirement) salah satu PLTU, yakni PLTU Palabuhanratu, Jawa Barat.
Dari situs resmi PTBA, komitmen ini dituangkan dalam penandatanganan Principal Framework Agreement dalam rangkaian agenda Stated-Owned Enterprises (SOE) International Conference di Bali, Selasa, 18 Oktober 2022.
Direktur Utama PTBA Arsal Ismail menyampaikan komitmen untuk mendukung kebijakan Pemerintah yang mendorong pensiun dini PLTU dalam rangka transisi menuju energi bersih. PTBA sangat peduli dengan isu perubahan iklim dan siap berkontribusi agar target Net Zero Emission pada 2060 dapat tercapai.
"Kerja sama dengan PLN dalam melakukan early retirement PLTU sejalan dengan visi PTBA menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan. Kami berharap agar target-target penurunan emisi karbon dapat tercapai dan ketahanan energi tetap terjaga," kata Arsal Ismail.
Arsal menjelaskan, berbagai aspek dipertimbangkan dalam kerja sama ini, baik aspek lingkungan hingga keekonomian. Principal Framework Agreement ini merupakan komitmen bersama yang memberi ruang untuk mencapai kesepakatan terbaik yang memberi nilai maksimal bagi kedua belah pihak. "Kerja sama ini menguntungkan semua pihak, baik PLN maupun PTBA," ujarnya.
Dengan adanya program pengakhiran lebih awal, masa operasional PLTU Palabuhanratu akan terpangkas dari 24 tahun menjadi 15 tahun. Penurunan masa operasional tersebut akan dibarengi oleh potensi pemangkasan emisi karbondioksida (CO2) ekuivalen sebesar 51 juta ton atau setara Rp 220 miliar.
Keikutsertaan PTBA dalam rencana early retirement PLTU Palabuhanratu ini didasari oleh beberapa pertimbangan strategis. PLTU Palabuhanratu merupakan tulang punggung pasokan listrik di wilayah bagian selatan Pulau Jawa.
Berdasarkan lokasi geografis, tata kelola PLTU Palabuhanratu relatif lebih mudah diintegrasikan dengan sistem rantai pasok PTBA. Kebutuhan batu bara PLTU Palabuhanratu sebanyak 4,5 juta ton per tahun atau 67,5 juta ton selama 15 tahun. Hal tersebut selaras dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) untuk pemanfaatan cadangan batu bara PTBA.
Dengan teknologi dan sistem pendukung terbaik, PLTU ini mampu memberi jaminan keandalan optimal. Kinerja PLTU efisien, sehingga berpotensi meningkatkan nilai tambah dari nilai keekonomian batu bara sebagai bahan baku. Potensi tambahan pendapatan dari penjualan listrik sebesar Rp 6 triliun per tahun.
Setelah penandatanganan Principal Framework Agreement ini, PTBA dan PLN akan melakukan proses due dilligence (uji tuntas) untuk progam early retirement PLTU tersebut.
Pengambilalihan PLTU akan menggunakan pendanaan murah dengan skema Energy Transition Mechanism (ETM) yang disusun oleh Kementerian Keuangan. Skema ini merupakan pembiayaan campuran (blended finance) yang melibatkan para investor.
Dari rilis resmi PLN, Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo mengatakan, PLN sudah menyiapkan peta jalan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
“Total kapasitas PLTU yang akan dipensiunkan 6,7 GW sampai 2040, terdiri dari 3,2 GW dipensiunkan secara natural dan 3,5 GW dipensiunkan dini mengikuti kondisi,” kata Hartanto pada acara tersebut.
Hartanto mengungkapkan, ada tiga opsi skema pensiun dini yang dipertimbangkan PLN untuk membiayai pensiun dini PLTU, pertama adalah write off from PLN’s book, spin off with blended financing dan IPP refinancing.
“Dalam kerja sama dengan PTBA ini, kemungkinan proses pensiun dini PLTU akan dilakukan melalui skema spin off with blended financing dengan komitmen mempersingkat masa pengoperasian PLTU menjadi 15 tahun dari yang sebelumnya 24 tahun,” ungkapnya.
Selain itu Hartanto juga menegaskan bahwa dengan blended financing ini diharapkan akan didapatkan pendanaan dengan bunga yang lebih murah, sehingga dapat mempercepat penghentian operasi PLTU batu bara.
“Di sisi lain, melalui spin off ini PTBA dapat mengoptimalkan penggunaan batu bara dari tambang miliknya,” imbuhnya.
#SHOWRELATEBERITA
Editor :
Reels & Shorts
Berita Terkini
Mau Cat Rambut tapi Takut Salah Warna? Begini Cara Memilih Shade Sesuai Undertone Kulit
Kecantikan 22 Sep 2026, 12:00 WIB
Betrand Peto Diperiksa Sebagai Saksi atas Kasus Dugaan Penganiayaan
Seleb 22 Sep 2026, 12:00 WIB
Lembah Tengkorak, Wisata yang Namanya Seram tapi Punya Danau Alami Memesona
Food & Travel 22 Sep 2026, 11:30 WIB
Minta Didiskualifikasi sebagai Cawapres, Gugatan Soal Ijazah SMA Gibran di MK
Nasional 22 Sep 2026, 11:16 WIB
Sering Keramas tapi Ketombe Tidak Hilang? Coba Perhatikan 10 Kebiasaan Ini
Kecantikan 22 Sep 2026, 11:00 WIB
Maudy Ayunda Minta Maaf Soal Konten Mindfulness: Aku Masih Perlu Banyak Belajar
Seleb 22 Sep 2026, 11:00 WIB
21 Pemain Timnas Indonesia Sudah Bergabung di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga 22 Sep 2026, 10:09 WIB
Lowongan Kerja Sukabumi Lulusan SMA/SMK Semua Jurusan Sebagai Operator Bottling
Inspirasi 22 Sep 2026, 10:06 WIB
Bukan Cuma Mengurangi Gula, Ini Makanan yang Baik untuk Menjaga Gula Darah
Sehat 22 Sep 2026, 10:00 WIB
Pelajar dan Guru Dilarang Main Gawai Saat Jam Belajar, SE Kemenag di Satuan Pendidikan
Nasional 22 Sep 2026, 09:41 WIB
5 Makanan yang Bisa Bikin Gula Darah Cepat Naik
Sehat 22 Sep 2026, 09:00 WIB
Bila Kaisar Mengolok-olok Kepakaran
Opini 22 Sep 2026, 08:43 WIB
Retribusi Lancar Tapi Sampah Numpuk di Kebonpedes Sukabumi, DLH Akui Terkendala Biaya Perbaikan Truk
Sukabumi 22 Sep 2026, 08:00 WIB
Masalah Sampah di Sukabumi: Di Jalan, Pemukiman, Selokan Hingga ke Gunung
Sukabumi 22 Sep 2026, 07:00 WIB
Resep Macaroni Schotel, Hidangan Lembut dan Creamy yang Bikin Kumpul Keluarga Seru
Food & Travel 22 Sep 2026, 07:00 WIB
Cuaca Jabar 22 September 2026, Sukabumi Potensi Cerah hingga Hujan
Science 22 Sep 2026, 06:48 WIB
Data Kependudukan, Proyek hingga Stunting, Sederet Catatan dan Prestasi Kota Sukabumi
Sukabumi 22 Sep 2026, 06:00 WIB
Suara-suara Miring Usai 26 Tahun Pusat Kegiatan Pemkab Sukabumi di Palabuhanratu
SOROT 21 Sep 2026, 23:18 WIB
Pool Party Ngoetfest x Santasea Dinilai Tak Sesuai Norma, Disporapar Sukabumi Tegur Pengelola
Sukabumi 21 Sep 2026, 22:29 WIB
Selamat! Mario Caesar dan Givina Lukita Dewi Telah Resmi Menikah
Seleb 21 Sep 2026, 21:22 WIB









