Lantik 1.158 PPS Pilkada 2024, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Minta Jangan Sekadar Numpang Nama

Minggu 26 Mei 2024, 22:44 WIB
Prosesi pelantikan ribuan anggota PPS untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)

Prosesi pelantikan ribuan anggota PPS untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi melantik 1.158 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pelantikan itu berlangsung di GOR Venue Tinju, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (26/5/2024).

Usai pelantikan, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Kasmin Belle menyampaikan pentingnya integritas dan dedikasi bagi para anggota PPS yang baru dilantik. Ia juga berpesan agar sungguh-sungguh dan tidak sekadar "numpang nama" dalam menjalankan tugas.

"Untuk hari ini ada 1.158 orang (PPS). Jadi gini, maksudnya jangan numpang nama ini mereka PPS yang baru dilantik ini mereka tahu tugas, fungsi dan wewenangnya itu apa. Jadi jangan cuma sekadar numpang nama tapi enggak bekerja. Jadi pada saat pekerjaan ada, dilemparin ke kawannya, kita kan enggak mau seperti itu kalau sekedar numpang nama," ujar Kasmin kepada awak media.

Baca Juga: 141 Panwascam Sukabumi Dilantik, Bupati Tekankan Jaga Netralitas Demi Pilkada Jurdil

Kasmin juga menegaskan dalam Pilkada serentak 2024 nanti, setiap unsur di KPU menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dengan baik dan berkoordinasi secara berjenjang.

"Kalau yang paling ditekankan itu pekerjaan-pekerjaan, dari RI sampai tingkatan bawah itu kan harus berjenjang, jadi koordinasi juga setelah dari Kabupaten itu ke PPK, dari PPK ke PPS, dari PPS itu ke KPPS, KPPS nanti mau dekat hari pencoblosan itu ada, jadi satu bulan sebelum pencoblosan mereka (KPPS) udah terbentuk," terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya memahami tugas dengan baik agar pelaksanaan tahapan Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024 nanti bisa berjalan dengan baik.

"Untuk itu kami enggak mau ada diluar dari pada itu terjadinya seperti money politik, kita enggk mau seperti itu. Kalau untuk menjaga netralitas, kami harus patuh pada kode etik dan aturan yang ada. Setelah dilantik, kita harus mengikuti aturan yang ada, tidak bisa sembarangan melangkah, apalagi ke hal-hal yang melanggar," tandasnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Film15 Juni 2024, 11:00 WIB

Harta, Tahta, dan Raisa, Film Dokumenter yang Mengisahkan Perjalanan Karir Raisa

Film Harta, Tahta, Raisa, adalah film dokumenter yang mengisahkan perjalanan karir raisa sebagai seorang penyanyi di Indonesia dan penyanyi perempuan pertama yang bisa menggelar konser tunggal di GBK
Poster film Harta, Tahta, dan Raisa, Film Dokumenter yang Mengisahkan Perjalanan Karir Raisa (Sumber : instagram/@raisa6690)
Sukabumi15 Juni 2024, 10:55 WIB

Dinkes Kota Sukabumi Angkat Bicara Soal Bayi 3 Bulan Meninggal Dunia Usai Imunisasi

Dinas Kesehatan Kota Sukabumi memberikan tanggapan terkait kasus meninggalnya seorang bayi laki-laki berusia tiga bulan, Muhammad Kenzie Arifin, yang diduga akibat imunisasi yang diterimanya.
Ilustrasi Bayi meninggal usai imunisasi di Puskesmas Warudoyong Kota Sukabumi (Sumber : Freepik/sacyks)
Sehat15 Juni 2024, 10:30 WIB

Asam Urat Kambuh Di Malam Hari? Simak Ulasan Berikut Agar Tidur Lebih Nyenyak

Asam urat adalah kondisi kronis dan menyakitkan yang dapat menyebabkan gangguan tidur jika kambuhnya terjadi di malam hari
Ilustrasi asam urat kambuh di malam hari (Sumber : Freepik.com/@lookstudio)
Life15 Juni 2024, 10:00 WIB

Bukan Sekadar Modal Ganteng, 10 Tipe Pria yang Pantas Kamu Perjuangkan untuk Jadi Pasangan Hidup

Ada beberapa tipe pria yang pantas diperjuangkan untuk menjadi belahan jiwa
Ilustrasi - Ada beberapa tipe pria yang pantas diperjuangkan untuk menjadi belahan jiwa. (Sumber : Freepik.com/@marymarkevich)
Sehat15 Juni 2024, 09:45 WIB

Bolehkah Penderita Diabetes Konsumsi Santan? Simak Alasan dan Makanan Penggantinya

Penderita diabetes wajib mengetahui apakah santan aman dikonsumsi olehnya atau tidak serta bahan makanan pengganti santan yang diperbolehkan
Ilustrasi santan apakah boleh dikonsumsi bagi penderita diabetes (Sumber : Pixabay.com/@Lisa Redfern)
Sukabumi Memilih15 Juni 2024, 09:13 WIB

Juga Merapat ke PPP, Fikri Abdul Ajiz Galang Dukungan untuk Calon Wakil Bupati Sukabumi

Fikri dan tim pemenangannya menyambangi Kantor DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sukabumi
Fikri menyambangi Kantor DPC PPP Kabupaten Sukabumi, di Jalan Sukabumi-Bogor, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kamis 13 Juni 2024.
Sehat15 Juni 2024, 09:00 WIB

Idul Adha Makan Daging Tapi Tetap Sehat: 5 Tips yang Harus Anda Lakukan

Menikmati berbagai olahan daging selama Idul Adha adalah bagian dari perayaan, tetapi penting untuk melakukannya dengan bijak.
Ilustrasi Tongseng Sapi - Menikmati berbagai olahan daging selama Idul Adha adalah bagian dari perayaan, tetapi penting untuk melakukannya dengan bijak. (Sumber : via Titipku.com)
Sukabumi15 Juni 2024, 08:30 WIB

Sering Ngamuk Usai Cerai, Pria di Ciracap Sukabumi Dibawa Ke RSJ

Seorang pria bernama AS (58 tahun) di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, dievakuasi oleh pemerintah desa setempat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) karena sering mengamuk dan membahayakan lingkungan.
AS di dalam kendaraan ambulans RSJ Provinsi Jawa Barat, saat akan berangkat | Foto : Ragil Gilang
Life15 Juni 2024, 08:00 WIB

Bebas LDL, 7 Rutinitas Sehat yang Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat dalam Darah

Berjalan kaki atau lakukan aktivitas ringan selama 10-15 menit bisa membantu mencegah lonjakan kadar kolesterol dalam darah.
Ilustrasi. Aktivitas Fisik. Bebas LDL, Rutinitas Sehat yang Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat dalam Darah (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi Memilih15 Juni 2024, 07:30 WIB

Pilkada Sukabumi: Deden Deni Wahyudin Ikuti Wawancara di DPW Gerindra Jawa Barat

Bakal calon bupati dan wakil bupati Sukabumi, Deden Deni Wahyudin, menghadiri undangan interview atau wawancara dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerindra Jawa Barat pada Jumat, 14 Juni 2024.
Bakal calon bupati / wakil bupati Sukabumi Deden Deni Wahyudin saat berfoto bersama Ketua DPC Gerindra Jabar, dan Bapilu Jabar | Foto : Sukabumi Update