SUKABUMIUPDATE.com - Kasus diblokirnya rekening milik koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Mas Botok tengah menjadi sorotan publik, termasuk selebriti Tanah Air.
Sebelumnya, Mas Botok mengaku bahwa rekening Bank Mandiri miliknya dan akun TikTok nya telah diblokir menjelang rencana aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.
Mas Botok juga mengatakan bahwa ada saldo sekitar Rp. 80 juta yang merupakan dana dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Namun, karena terblokir ia tidak bisa mengakses uang tersebut dan dananya bertuliskan Rp. 0.
Hal tersebut langsung memancing beragam reaksi dari masyarakat Tanah Air maupun selebriti, termasuk Jefri Nichol yang mempertanyakan maksud dari pemblokiran rekening tersebut.
Apalagi pemblokiran bertepatan dengan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026. Jefri Nichol merasa situasi saat ini cukup menyeramkan karena bank negara bisa diakses dan disuruh blokir oleh terduga aparat negara.
Baca Juga: Manchester City Siapkan Rp2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi dari Lille
Ungkapan itu dituangkan oleh aktor kelahiran 15 Januari 1999 melalui akun Thread pribadinya pada Minggu, 23 Agustus 2026. Ia menyinggung bahwa ada seseorang yang tengah mengawasi.
“Serem banget Bank Mandiri bisa disuruh sama aparat blokir rekening aktivis dari Pati yang lagi mau demo tanggal 27 di Jakarta nanti. Mereka bisa akses apa lagi ya...? Big brother is watching you” tulis Jefri dikutip pada Senin, (24/08/2026).
Aktor pemain film Jakarta vs Everybody itu menilai bahwa pemblokiran rekening tersebut berpotensi untuk membungkam para aktivis sebelum menggelar aksi demonstrasi nanti.
“Btw aktivisnya belum juga demo tapi udah dibungkam aja pake cara diabisin rekeningnya. hebat sekali ya uang pajak kita dipake buat nindes aktivis,” lanjutnya.
Unggahan tersebut langsung menuai beragam reaksi dari netizen. Beberapa pengguna mendukung pernyataan Jefri Nichol karena dinilai berani mengangkat isu tersebut yang bersangkutan dengan kebebasan menyampaikan pendapat.
Tak hanya itu, sejumlah netizen juga memposting foto guntingan kartu debit milik bank tersebut sebagai bentuk kekecewaan. Bahkan, ada yang berencana untuk menutup akun karena sudah tidak bisa dipercaya lagi.
Baca Juga: Manchester City Siapkan Rp2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi dari Lille
Sementara itu, Bank Mandiri memberikan keterangan mengenai pemblokiran rekening milik Supriyono. Salah satu bank negara itu menyatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum.
“Dapat kami sampaikan, Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening. Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku. Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengedepankan prinsip GCG, kepatuhan, dan kehati-hatian dalam menjalankan layanan perbankan” kata Adhika dikutip dari X @folkative pada Senin, (24/08/2026).
















