RS Sekarwangi Sukabumi Tangani Pasien DBD, Banyak Anak-anak

RS Sekarwangi Sukabumi Tangani Pasien DBD, Banyak Anak-anak

SUKABUMIUPDATE.com - Hingga akhir Januari kemarin, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi menangani 17 orang pasien kasus demam berdarah dengue (DBD). Beberapa diantaranya dinyatakan positif DBD, lainnya hanya suspek.

Hal tersebut diungkapkan Humas RSUD Sekarwangi, Ramdansyah, saat ditemui sukabumiupdate.com, Kamis (31/1/2019). Jumlah pasien kasus DBD meningkat dalam dua minggu terakhir.

"Kebanyakab anak-anak di bawah 16 tahunan. Kalau yang dewasa lebih sedikit," kata Ramdansyah.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih menangani 7 pasien kasus DBD. Empat diantaranya sudah dinyatakan positif DBD.

"Sebanyak 10 orang sudah pulang sedangkan yang tujuh orang masih dalam perawatan tim medis rumah sakit," tuturnya.

BACA JUGA: Diresmikan Bupati Sukabumi, Ini Fasilitas Baru RSUD Sekarwangi Dari Pajak Rokok

Ramdansyah meyakinkan, pihaknya sudah mengantisipasi apabila terjadi peningkatan kasus DBD. Petugas RSUD Sekarwangi berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi secara intensif.

"Setiap pasien penderita DBD ketika sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, nanti akan diberikan  surat KDRS (Kejadian Dini Rumah Sakit) untuk diserahkan ke puskesmas setempat. Ini agar dilakukan tindakan foging di lingkungan tempat tinggalnya sebagai upaya pencegahan meningkat wabah DBD," pungkasnya.

Editor:Ardi Yakub
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB