Cara Mengatasi Konstipasi pada Bayi

Cara Mengatasi Konstipasi pada Bayi

SUKABUMIUPDATE.com - Bayi juga bisa mengalami konstipasi. Ini pentingnya orang tua memperhatikan rutinitas buang air besar bayi, agar segera mengetahui jika terjadi perubahan pola buang air besar sang buah hati. Nah, jika bayi mengalami gejala konstipasi, Anda harus menyelidiki penyebabnya.

Jika konstipasi pada bayi cukup parah, jangan ragu konsultasikan dengan dokter. Namun ada beberapa cara mudah untuk menanggulangi konstipasi pada bayi yang bisa Anda lakukan sendiri. Apa saja?

#Pijat I Love U
Pijatan di bagian perut bayi dapat membantu membuat perutnya terasa lebih nyaman. Caranya dengan menggunakan 2 atau 3 jari, yang membentuk huruf I-L-U dari arah bayi. Bila dari posisi kita, membentuk huruf I-L–U terbalik. Berikut tahap memijat I Love U:
1. Urut bagian kiri perut bayi dari bawah iga ke bawah (huruf I)
2. Urut melintang dari kanan ke kiri perut bayi, kemudian turun ke bawah (huruf L)
3. Urut dari kanan bawah perut bayi, naik ke kanan atas, melengkung membentuk U dan turun lagi ke kiri. Semua gerakan berakhir di perut kiri bayi.

#Gerakan mengayuh sepeda
Baringkan bayi Anda, pegang kedua kakinya. Gerakan kedua kakinya ke atas dan bawah secara bergantian seperti sedang mengayuh sepeda. Dorongan kaki ke arah perut memberi efek pijatan di perut dan membuatnya merasa nyaman.

#Perhatikan kandungan susu formula
Untuk bayi yang meminum susu formula, saat membuat susu perhatikan rasio antara susu dan air. Terlalu banyak bubuk susu dapat menyebabkan konstipasi. Jika Anda membuat susu dengan takaran yang pas, bayi Anda akan mendapat asupan makanan dan air dalam jumlah yang tepat. Jika konstipasi berlanjut, mungkin Anda harus mengganti merek susu formula.

#Tingkatkan asupan serat
Jika bayi sudah mulai mengkonsumsi makanan padat, tambahkan kandungan serat dengan memperbanyak jumlah sayur dan buah pada menu makannya.

Sumber: Tempo

Topik Terkait
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB