SUKABUMIUPDATE.com - Dalam rangka memperingati ‘World Cancer Day’ atau hari kanker sedunia, Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Sukabumi inisiasi pembentukan komunitas kanker di Sukabumi sebagai upaya memudahkan pasien pengidap kanker mengakses informasi.
Peringatan hari kanker sedunia itu diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Sukabumi pada Selasa (27/1/2026) dengan tajuk ‘seminar awam’ yang melibatkan pasien pengidap kanker serta masyarakat umum lainnya dengan tema ‘Unik dalam Perjuangan, Bersatu untuk Harapan’.
Acara tersebut juga dihadiri dan didukung oleh direktur RS hermina Sukabumi dr hendy kurniawan, MMRS, ibu Bupati Hj Rina Rosmaniar Japar selaku Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Masykur Alawi S.Kep,MKM.
Irma Angelina selaku Humas RSU Hermina Sukabumi sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut murni ditujukan untuk mempermudah pasien pengidap atau masyarakat pada umumnya untuk mengakses segala bentuk informasi tentang kanker.
“Jadi kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka world cancer day, salah satu rangkaian kegiatannya kita mencoba menginisiasi pembentukan komunitas kanker di Sukabumi, karena belum ada, nah ini dilakukan untuk mempermudah pasien untuk mengakses informasi seputar kanker seperti alur pengobatan dan lain sebagainya,” ujar Irma kepada sukabumiupdate.com pada Selasa (27/1/2027).
Baca Juga: Pemadaman Hampir 2 Jam, Damkar Kota Sukabumi Selidiki Sebab Kebakaran Parantina Resto & Cafe
Adapun nama komunitas tersebut adalah ‘Kaswari’ yang merupakan singkatan dari Kanker Solidaritas Warga Sukabumi. Dengan terbentuknya komunitas tersebut, pihaknya berharap agar masyarakat dapat terbantu serti menimbulkan rasa percaya diri untuk melakukan pengobatan atau pencegahan penyakit tersebut.
“Jadi buat warga Sukabumi jangan ragu untuk berobat karena pengobatan kanker ini sudah dijamin oleh BPJS, selain itu sebagai informasi RSU Hermina merupakan Rumah Sakit pertama yang bisa melayani pasien dengan penyakit kanker di Sukabumi dan sekarang kita lagi meningkatkan pelayanan dari yang tadinya hanya memberikan pelayanan sekarang kita membentuk komunitas untuk lebih memudahkan pasien,” jelas dia.
“Jadi untuk warga Sukabumi kita mengimbau dulu warga Sukabumi untuk tidak takut memeriksakan diri dan jangan ragu nanti untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut bisa datang ke RSU Hermina,” tambahnya.
PAra peserta seminar awam sedang mendengarkan pemaparan narasumber.
Sementara itu, dr Tuti Sri Hastuti selaku dokter Sub Spesialis Hematologi Onkologi Medik di RSU Hermina Sukabumi sekaligus salah satu narasumber dalam seminar tersebut menjelaskan terkait pentingnya deteksi dini penyakit kanker di masyarakat.
Baca Juga: Mangkrak Sejak 2022, Proyek Duplikasi Jembatan Pamuruyan Sukabumi Berlanjut 2026
“Saya mencoba menyampaikan tentang serba serbi tentang kanker, karena permasalahan besar di kita itu sekarang pasien selalu datang dalam keadaan stadium akhir dan kita harapkan pasien datang lebih awal, jadi kita harus mengenal ciri-ciri kanker tersebut,” ujar dr Tuti.
dr Tuti juga mengajak masyarakat untuk mengenali berbagai macam ciri-ciri umum yang sering terjadi sebagai gejala awal penyakit kanker diantaranya adalah adanya benjolan yang tidak biasa, tidak bisa BAB, ada memar di tubuh, demam lama, demam yang hilang timbul serta batuk lama dan lain sebagainya.
Narasumber seminar awam, dr Tuti Sri Hastuti sedang memaparkan materi kepada para peserta.
“Itu adalah salah satu ciri-ciri untuk kita mendeteksi gejala kanker dan dapat dipastikan ke fasilitas kesehatan terdekat apakah itu tanda-tanda kanker atau bukan. Selain itu saya juga menyampaikan cara untuk mendiagnosanya, jadi kalau ada benjolan jangan ragu untuk memastikan dengan USG atau langsung memastikan dengan pemeriksaan biopsi, setelah dipastikan maka jangan ragu juga untuk mencari pengobatan,” kata dia.
Baca Juga: Parantina Resto & Cafe di Jalur Lingsel Sukabumi Ludes Terbakar, Warga Dengar Suara Ledakan
Untuk upaya deteksi dini, kata dr tuti, masyarakat dapat melakukannya di fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas klinik atau rumah sakit, mengingat gejala kanker dengan benjolan dapat dideteksi menggunakan USG.
“Untuk deteksi dini si sebenernya ada lah di setiap fasilitas kesehatan di Sukabumi ini karena kan untuk deteksi dini itu untuk benjolan bisa pake USG, dan dokter patologi anatomi untuk memastikan itu kanker atau bukan juga sudah ada di beberapa rumah sakit di sukabumi,” ucapnya.
“Untuk deteksi dini yang lainnya malah ada yang lebih simpel sebetulnya yang bisa dikerjakan, kaya untuk kanker serviks itu bisa dikerjakan di puskesmas, jadi puskesmas itu sudah punya program untuk deteksi dini kanker serviks dan itu gratis di puskesmas,” tambahnya.
Dalam hal ini, pihaknya juga menyebut bahwa skrining awal, operasi hingga kemoterapi sudah dapat dilakukan di RSU Hermina. “Untuk di Hermina sendiri semuanya bisa dilakukan mulai dari skrining, biopsinya terus akhirnya setelah tegak dia diagnosa apakah perlu operasi atau tidak, operasinya bisa di rumah sakit Hermina terus pengobatan kemoterapi, target terapi, hormonal terapi semua bisa di Hermina yang nggak bisa hanya radioterapi,” pungkasnya.(adv)




