Yuk Perhatikan! 5 Cara Mudah Membedakan Kutil dan Skin Tag pada Kulit

Sukabumiupdate.com
Senin 26 Jan 2026, 09:00 WIB
Yuk Perhatikan! 5 Cara Mudah Membedakan Kutil dan Skin Tag pada Kulit

Ilustrasi Cara Mudah Membedakan Kutil dan Skin Tag pada Kulit (Sumber: Freepik/@freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Kutil dan skin tag sering kali tampak mirip sekilas, sehingga banyak orang sulit membedakan keduanya. Padahal, meskipun sama-sama berupa benjolan pada kulit, kutil dan skin tag memiliki penyebab, sifat, serta cara penanganan yang berbeda. 

Mengetahui perbedaannya penting agar Anda tidak salah memilih perawatan dan dapat menjaga kesehatan kulit dengan lebih baik.

Cara Mudah Membedakan Kutil dan Skin Tag

1. Perbedaan Kutil dan Skin Tag

Kutil adalah benjolan kulit yang disebabkan oleh infeksi virus human papillomavirus (HPV). Teksturnya cenderung keras dan permukaannya kasar. 

Sebaliknya, skin tag atau akrokordon merupakan pertumbuhan kulit jinak yang lunak, tidak disebabkan oleh virus, dan umumnya tidak berbahaya.

Baca Juga: Kejang Demam pada Anak: Penyebab, Tanda, dan Cara Penanganannya

2. Lokasi Kemunculan yang Berbeda

Kutil sering muncul di area yang sering mengalami tekanan atau gesekan, seperti tangan, jari, lutut, telapak kaki, atau sekitar kuku. 

Sementara itu, skin tag biasanya tumbuh di lipatan kulit, misalnya di leher, ketiak, selangkangan, atau di bawah payudara, yaitu area tempat kulit sering saling bergesekan.

3. Ciri Fisik yang Bisa Diamati

Kutil umumnya berbentuk benjolan kecil dengan permukaan tidak rata dan terkadang memiliki titik hitam kecil akibat pembuluh darah yang membeku. Warna kutil bisa menyerupai warna kulit, lebih terang, atau sedikit lebih gelap.

Sebaliknya, skin tag tampak seperti lipatan atau benjolan lunak yang menggantung pada kulit. Warnanya biasanya sama dengan warna kulit atau sedikit lebih gelap, dan sering kali menempel dengan tangkai kecil.

4. Penyebab Terjadinya

Kutil disebabkan oleh infeksi HPV yang masuk melalui luka kecil pada kulit. Virus ini merangsang pertumbuhan sel kulit berlebih sehingga terbentuk kutil. Karena bersifat virus, kutil dapat menular melalui kontak langsung atau penggunaan barang bersama.

Baca Juga: Bisa Kontrol Gula Darah! Ini 7 Manfaat Buah Aprikot untuk Kesehatan yang Sayang Jika Dilewatkan

Skin tag tidak menular dan penyebab pastinya belum sepenuhnya diketahui. Namun, kondisi ini sering dikaitkan dengan gesekan kulit, faktor genetik, perubahan hormon, kehamilan, obesitas, diabetes, dan sindrom metabolik.

5. Cara Penanganan dan Penghilangan

Kutil dapat hilang dengan sendirinya, tetapi dalam beberapa kasus memerlukan perawatan. Pilihan penanganan meliputi obat oles bebas seperti asam salisilat, obat resep dokter, atau prosedur medis seperti krioterapi dan laser.

Berbeda dengan kutil, skin tag tidak dianjurkan untuk dihilangkan sendiri di rumah karena beresiko menyebabkan infeksi dan perdarahan. Penghilangan skin tag sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis melalui prosedur sederhana, seperti pemotongan kecil, pembekuan, atau elektrokauter.

Meski sering dianggap sepele, membedakan kutil dan skin tag sangat penting untuk menentukan perawatan yang tepat. Kutil bersifat menular dan disebabkan oleh virus, sedangkan skin tag adalah pertumbuhan jinak yang tidak menular. 

Baca Juga: Gol Tunggal Berguinho Pastikan Kemenangan Persib Bandung atas PSBS Biak

Dengan mengenali ciri, lokasi, dan penyebabnya, Anda dapat mengambil langkah yang aman dan tepat untuk menjaga kesehatan kulit.

Sumber: verywellhealth

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini