7 Pola Makan Tidak Sehat yang Bisa Memicu Serangan Asam Urat

Senin 13 Mei 2024, 19:00 WIB
Ilustrasi. Junk Food. Pola Makan Tidak Sehat yang Bisa Memicu Serangan Asam Urat | Foto: Pixabay

Ilustrasi. Junk Food. Pola Makan Tidak Sehat yang Bisa Memicu Serangan Asam Urat | Foto: Pixabay

SUKABUMIUPDATE.com - Pola makan yang tidak sehat dapat memicu serangan asam urat dengan meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.

Dirangkum dari berbagai sumber, beberapa kebiasaan makan yang bisa meningkatkan risiko serangan asam urat meliputi:

Pola Makan Tidak Sehat yang Bisa Memicu Serangan Asam Urat

  • Konsumsi Makanan Tinggi Purin

Makanan tinggi purin seperti daging merah, daging organ (seperti hati dan ginjal), makanan laut (seperti udang, kerang, dan sarden), serta daging olahan (seperti sosis dan ham) dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.

Konsumsi berlebihan makanan-makanan ini dapat memicu serangan asam urat dan termasuk pola makan tidak sehat yang tidak baik.

Baca Juga: 5 Jenis Ikan Laut Tinggi Purin yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat

  • Konsumsi Alkohol

Alkohol, terutama bir, dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh dengan menghambat pengeluaran asam urat melalui ginjal. Konsumsi alkohol yang berlebihan, terutama bir dan minuman beralkohol lainnya termasuk pola makan tidak sehat yang dapat meningkatkan risiko serangan asam urat.

  • Makanan dan Minuman Manis

Konsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula dapat meningkatkan risiko obesitas dan resistensi insulin, yang keduanya dapat memicu serangan asam urat.

Penderita asam urat sebaiknya menghindari makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan, seperti minuman bersoda, kue-kue manis, permen, dan makanan ringan.

Baca Juga: 7 Langkah Simpel, Ini Cara Membuat Air Jeruk Nipis untuk Menurunkan Gula Darah

  • Makanan Olahan dan Fast Food

Makanan olahan dan fast food umumnya mengandung tinggi lemak jenuh, garam, dan gula tambahan, yang semuanya dapat meningkatkan risiko serangan asam urat.

Penderita asam urat sebaiknya menghindari makanan olahan dan fast food, dan lebih memilih makanan segar dan alami.

  • Kurang Konsumsi Air

Kurangnya konsumsi air dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat melalui ginjal.

Pastikan penderita asam urat minum cukup air setiap hari untuk menjaga hidrasi tubuh dan membantu menghilangkan asam urat dari tubuh.

Baca Juga: 5 Minuman Tinggi Purin yang Berbahaya untuk Penderita Asam Urat

  • Kurang Konsumsi Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh. Kurangnya konsumsi buah dan sayuran dalam diet dapat meningkatkan risiko serangan asam urat.

  • Kurang Aktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan resistensi insulin, yang keduanya dapat memicu serangan asam urat. Lakukan aktivitas fisik secara teratur untuk menjaga berat badan yang sehat dan mengurangi risiko serangan asam urat.

Baca Juga: Usia 0-3 Tahun, 4 Jenis Susu Formula untuk Anak yang Harus Diketahui Bunda

Menghindari kebiasaan makan yang tidak sehat dan mengadopsi pola makan sehat seperti diet rendah purin, tinggi serat, dan rendah lemak dapat membantu mengurangi risiko serangan asam urat dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan tentang diet Anda, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk saran yang lebih spesifik.

Baca Juga: Siap Konsumsi Sufor? Ini 5 Jenis Susu Pengganti ASI untuk Anak

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)