30 Karung Sampah Diangkut dari Sungai Cipanyairan, Warga Palabuhanratu Bergerak Cegah Banjir

Sukabumiupdate.com
Kamis 30 Jul 2026, 12:30 WIB
30 Karung Sampah Diangkut dari Sungai Cipanyairan, Warga Palabuhanratu Bergerak Cegah Banjir

Warga RW 19 Kampung Majlis Palabuhanratu bergotong royong membersihkan Sungai Cipanyairan, Kamis (30/7/2026). (Sumber Foto: SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com – Aksi gotong royong membersihkan Sungai Cipanyairan di Kampung Majlis RW 19, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berhasil mengangkut sekitar 30 karung sampah yang selama ini mencemari aliran sungai.

Kegiatan yang digelar pada Kamis pagi (30/7/2026) tersebut melibatkan warga setempat bersama pemerintah kecamatan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi risiko banjir akibat penumpukan sampah di badan sungai.

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, mengatakan seluruh sampah hasil pembersihan telah diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi untuk ditangani lebih lanjut.

“Sekitar 30 karung sampah berhasil diangkat dari aliran Sungai Cipanyairan. Seluruh sampah kemudian diangkut oleh DLH Kabupaten Sukabumi,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

Mahbubillah mengapresiasi kepedulian warga RW 19 yang secara sukarela turun langsung membersihkan sungai.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Kampung Majlis RW 19 yang telah melaksanakan aksi bersih-bersih Sungai Cipanyairan secara gotong royong. Kepedulian seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan mengurangi risiko banjir,” katanya.

Baca Juga: Gadis Asal Surade Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan dan Perampasan di Kebun Karet Tegalbuleud

Menurutnya, kegiatan bersih sungai tidak boleh berhenti sebagai aksi sesaat. Diperlukan langkah lanjutan berupa pengelolaan sampah yang lebih baik agar permasalahan serupa tidak terus berulang.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan sehingga sampah tidak lagi berakhir di sungai.

“Ke depan, perlu adanya pengelolaan sampah yang lebih baik melalui kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait agar sampah tidak kembali bermuara ke sungai, tetapi dapat dikelola secara berkelanjutan,” jelasnya.

Mahbubillah berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan warga RW 19 dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat di wilayah lain untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

“Terima kasih kepada warga RW 19. Semoga semangat gotong royong ini menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini