Cara Menghentikan Sakit Asam Urat di Malam Hari Agar Anda Bisa Tidur Nyenyak

Selasa 02 April 2024, 20:00 WIB
Ilustrasi - Asam urat adalah kondisi kronis dan menyakitkan yang dapat menyebabkan gangguan tidur jika kambuhnya terjadi di malam hari. (Sumber : Freepik.com).

Ilustrasi - Asam urat adalah kondisi kronis dan menyakitkan yang dapat menyebabkan gangguan tidur jika kambuhnya terjadi di malam hari. (Sumber : Freepik.com).

SUKABUMIUPDATE.com - Asam urat adalah salah satu bentuk radang sendi yang dapat menyerang hampir semua sendi di tubuh. Gejalanya bisa muncul secara tiba-tiba dan intens.

Meskipun serangan asam urat dapat terjadi kapan saja sepanjang hari, banyak orang yang terkena serangan asam urat di tengah malam atau dini hari. Gejalanya terkadang bisa sangat parah sehingga menyebabkan kurang tidur.

Asam Urat dan Sakit Malam Hari: Apa Kaitannya?

Hubungan pasti antara asam urat dan nyeri malam hari masih belum jelas, tetapi hal ini umum terjadi. Sebuah penelitian menemukan bahwa risiko terkena serangan asam urat antara tengah malam dan jam 8 pagi adalah 2,4 kali lebih tinggi dibandingkan pada siang hari.

Baca Juga: Mencegah Asam Lambung Naik: 10 Tips Apa yang Harus Dihindari dan Dilakukan

Dikutip dari verrywellhealth, ada beberapa hipotesis mengapa gejolak ini lebih sering terjadi pada malam hari meliputi:

  • Penurunan hidrasi pada malam hari
  • Penurunan suhu tubuh
  • Penurunan kadar kortisol (hormon stres).

Namun, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi hipotesis ini. Asam urat adalah suatu bentuk inflamasi arthritis yang disebabkan oleh peningkatan asam urat (hiperurisemia) di dalam atau sekitar ruang sendi.

Hiperurisemia terjadi karena produksi asam urat yang berlebihan (yaitu, tubuh memproduksi terlalu banyak atau mendapatkan terlalu banyak melalui makanan/minuman) atau karena ekskresi yang kurang (tidak cukup yang keluar dari tubuh melalui urin).

Baca Juga: Asam Urat di Lutut: Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Menghilangkan Rasa Sakitnya

Faktor risiko terjadinya penyakit asam urat antara lain:

  • Mengalami obesitas
  • Memiliki penyakit kardiovaskular
  • Mengidap penyakit diabetes melitus
  • Ditugaskan sebagai laki-laki saat lahir
  • Mengkonsumsi alkohol
  • Makan makanan yang kaya purin seperti makanan laut atau daging merah

Cara Meredakan Sakit Asam Urat di Malam Hari

Serangan asam urat sering kali dikaitkan dengan nyeri hebat, bengkak, dan kemerahan pada persendian. Gejalanya bisa dimulai secara tiba-tiba dan menjadi sangat parah. Selama serangan asam urat, obat-obatan berikut dapat membantu namun dengan catatan harus ada resep dari dokter:

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti Advil atau Motrin (ibuprofen) dan Aleve (naproxen sodium)
  • Kolkisin
  • Kortikosteroid

Baca Juga: Bebas dari Tinggi Purin, 8 Pilihan Minuman yang Membantu Melawan Asam Urat

Obat-obatan ini dapat digunakan untuk mengurangi peradangan dan tingkat keparahan kambuhnya asam urat. Ada cara alami untuk menghentikan asam urat di malam hari seperti

  • Kompres dingin pada sendi yang terkena juga mungkin bermanfaat.
  • Memastikan untuk tetap terhidrasi di siang hari dapat membantu mencegah dehidrasi di malam hari dan mengurangi kemungkinan kambuhnya asam urat. .
  • Mengistirahatkan sendi yang terkena, coba angkat sendi yang terkena. Berjalan dengan tongkat dapat membantu mengurangi tekanan pada sendi yang nyeri.
  • Makan ceri atau minum jus ceri asam: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ceri asam dapat menurunkan kadar asam urat dan mengurangi lamanya serangan asam urat.
  • Tidak makan makanan bermasalah seperti tinggi purin
  • Menghindari alkohol

Baca Juga: 9 Makanan dan Minuman Tinggi Purin yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

Manajemen Harian untuk Asam Urat dan Tidur Lebih Baik

Kunci penanganan penyakit apa pun yang tepat adalah diagnosis yang benar. Setelah asam urat dipastikan, dokter dapat menyesuaikan rencana pengobatan dengan individu dan aktivitas penyakitnya. Perawatan untuk penanganan asam urat sehari-hari dapat mencakup hal-hal berikut:

  • Hidrasi yang tepat
  • Makan makanan rendah lemak dan rendah purin
  • Menghindari alkohol dan produk tinggi fruktosa
  • NSAID
  • Kolkisin
  • Kortikosteroid, terutama selama flare
  • Obat penurun asam urat seperti Allopurinol dan Febuxostat (Uloric)
  • Pegloticase (Krystexxa)


Rencana pengobatan yang efektif dapat membantu mencegah serangan asam urat di masa depan dan dengan demikian mengurangi kemungkinan gangguan tidur.

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Kecantikan18 April 2024, 08:00 WIB

8 Basic Skincare yang Wajib Dimiliki Pemula, Cleanser hingga Moisturizer

Inilah Basic Skincare yang Wajib Dimiliki Pemula, Ada Cleanser hingga Moisturizer.
Basic Skincare yang Wajib Dimiliki Pemula, Cleanser hingga Moisturizer  (Sumber : Freepik.com)
Life18 April 2024, 07:00 WIB

9 Kebiasaan Baik yang Bisa Membantu Meredakan Pikiran Stres

Yuk Lakukan Kebiasaan Baik yang Bisa Membantu Meredakan Pikiran Stres Berikut Ini!
Ilustrasi - Kebiasaan Baik yang Bisa Membantu Meredakan Pikiran Stres. (Sumber : pexels.com/@Leah Kelley)
Food & Travel18 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Air Rebusan Daun Pepaya untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 6 Langkahnya!

Berikut Cara Membuat Air Rebusan Daun Pepaya untuk Menurunkan Gula Darah, Coba Ikuti 6 Langkahnya!
Ilustrasi. Daun pepaya - Manfaat Air Rebusan Daun Pepaya Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Menurunkan Gula Darah. | (Sumber : Pixabay.com)
Science18 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 18 April 2024, Seluruh Wilayah Potensi Hujan di Siang Hari

BMKG memprakirakan sebagian kota besar di Jawa Barat mengalami hujan pada Kamis 18 April 2024.
(Foto Ilustrasi) BMKG memprakirakan sebagian kota besar di Jawa Barat mengalami hujan pada Kamis 18 April 2024.. | Foto: Freepik
DPRD Kab. Sukabumi17 April 2024, 23:20 WIB

KH. Zezen Z.A Jadi Nama Jalan, DPRD Sukabumi Bicara Regulasi Wisata Syariah di Pondok Halimun

Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi mengubah nama jalan Nyangkokot-Perbawati menjadi Jalan KH. Zezen Z.A pada Rabu 17 April 2024.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami bersama Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara saat meresmikan nama Jalan K.H. Zezen Z.A menggantikan nama Jalan Nyangkokot – Perbawati, Rabu (17/4/2024) | Foto : Ist
Sukabumi17 April 2024, 22:37 WIB

Saber Pungli OTT 2 Pelaku Pungutan Liar di Alun-alun Gadobangkong Sukabumi

Dua orang yang diduga melakukan praktik pungutan liar (Pungli) di kawasan Alun-Alun Gadobangkong Palabuhanratu, berhasil tertangkap basah oleh Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Saber Pungli Kabupaten Sukabumi.
Alun-Alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi17 April 2024, 22:18 WIB

Belasan Warga Sukabumi Jadi Korban Investasi Bodong Rumah Gadai, Rugi Ratusan Juta

Puluhan warga Sukabumi mendatangi Mapolres Sukabumi Kota. Mereka mengaku menjadi korban investasi bodong rumah gadai
Belasan warga korban investasi bodong rumah gadai mendatangi Mapolres Sukabumi Kota pada Rabu (17/4/2024) | Foto : Asep Awaludin
Sehat17 April 2024, 21:00 WIB

Cara Mudah Membuat Rebusan Mengkudu untuk Menurunkan Gula Darah, Simak 4 Langkahnya

Beberapa penelitian menunjukkan potensi buah mengkudu dalam membantu mengontrol kadar gula darah.
Beberapa penelitian menunjukkan potensi buah mengkudu dalam membantu mengontrol kadar gula darah. | (Sumber : Pixabay.com)
Sukabumi17 April 2024, 20:43 WIB

Bocah 12 Tahun Tenggelam di Kolam Renang Masjid Perahu Sukabumi, Ini Kata Pemilik

Pemilik angkat bicara terkait insiden bocah 12 tahun tenggelam di Kolam Renang Masjid Perahu Cicurug Sukabumi.
Wahana wisata kolam renang Masjid Perahu Cicurug Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi17 April 2024, 20:37 WIB

Nasib Pilu Ato Warga Ciracap Sukabumi: Ditinggal Istri, Urus 2 Anak Tempati Rumah Reyot

Kisah Ato (51 tahun) bersama dua anaknya, Saidah (12 tahun), dan Anwar (10 tahun) warga Desa Cikangkung, Kabupaten Sukabumi. Kini ia tinggal dirumah reyot, ia pun ditinggal sang istri.
Kndisi rumah yang ditempati Ato dan dua anaknya di Cikangkung Ciracap Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang