SUKABUMIUPDATE.com - Datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu memperkuat harmoni industri dan pemberdayaan masyarakat. Melalui inisiatif berkelanjutan, program pelatihan dan pengelolaan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) terintegrasi yang diberikan kepada BUMDes Bina Sejahtera Citarik.
Program yang bertajuk SI-FASTER (Sistem Pengolahan Faba Terintegrasi dan Ramah Lingkungan) ini dirancang untuk mengubah sisa pembakaran menjadi aset produktif yang bernilai guna tinggi bagi warga sekitar. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan ekosistem green energy yang inklusif.
FABA yang dihasilkan dari proses produksi listrik di PLTU Pelabuhan Ratu kini tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan bahan baku konstruksi berkualitas. Dalam pelatihan ini, anggota BUMDes diajarkan teknik pencampuran dan pencetakan FABA menjadi produk paving block yang memenuhi standar teknis, sehingga mampu meningkatkan keterampilan praktis masyarakat di sektor manufaktur bahan bangunan.
Baca Juga: 14 Masjid di Kota dan Kabupaten Sukabumi Dibuka Jadi Tempat Istirahat Pemudik
Implementasi program SI-FASTER memiliki korelasi kuat dengan penguatan ekonomi lokal menghadapi bulan Ramadan. Produk paving block hasil olahan masyarakat ini akan langsung dialokasikan untuk penataan infrastruktur desa, termasuk mendukung program ketahanan pangan mandiri. Salah satu fokus utamanya adalah optimalisasi pembangunan dan penataan kandang ayam milik BUMDes, yang diproyeksikan menjadi penyedia protein hewani bagi warga saat kebutuhan pokok meningkat di bulan suci dan menjelang Idul Fitri.
Keterlibatan aktif PLN Indonesia Power dalam mendukung BUMDes Bina Sejahtera merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk memastikan masyarakat di sekitar unit pembangkit dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran industri. Dengan tersedianya fasilitas kandang ayam yang lebih bersih dan tertata berkat material FABA, diharapkan produktivitas ketahanan pangan desa meningkat signifikan, sehingga stabilitas pasokan pangan di tingkat lokal tetap terjaga selama masa Ramadan.
Pelaksana CSR PLN Indonesia Power UBP JPR, Yopi Al-kautsar, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari pilar sosial dan lingkungan yang dijalankan perusahaan secara konsisten.
Baca Juga: Agak Laen Menyala Pantiku! Geser Avengers: Endgame Jadi Film Terlaris Sepanjang Masa
"Melalui SI-FASTER, kami ingin membuktikan bahwa sinergi antara teknologi pembangkitan dan pemberdayaan masyarakat dapat menghasilkan manfaat yang luar biasa. Terlebih menyambut bulan Ramadan, kami berupaya agar masyarakat memiliki kemandirian pangan melalui sarana prasarana yang lebih baik. Penggunaan FABA untuk penataan kandang ayam BUMDes adalah bukti bahwa ekonomi sirkular bisa berjalan beriringan dengan misi sosial perusahaan," ujar Yopi saat meninjau langsung proses produksi, Kamis (12/8/2026).
Sebagai penutup, program SI-FASTER diharapkan menjadi prototipe pengelolaan sisa pembakaran yang ramah lingkungan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Dengan integrasi antara pelatihan teknis, pemanfaatan material sisa, dan tujuan ketahanan pangan, PLN Indonesia Power UBP JPR optimis bahwa keberkahan Ramadan tahun ini akan dirasakan lebih dalam oleh masyarakat melalui lingkungan yang lebih tertata dan ekonomi yang lebih berdaya. (adv)





