SM Entertainment akan Luncurkan Boy Band K-Pop di AS

SM Entertainment akan Luncurkan Boy Band K-Pop di AS

SUKABUMIUPDATE.com - SM Entertainment, salah satu raksasa industri K-Pop di balik sukses SuperM dan EXO, berencana akan meluncurkan boy band baru di Amerika Serikat (AS) dalam program audisi yang disiarkan televisi.

Bekerja sama dengan Worldwide Television, SM akan memperkenalkan seri kompetisi untuk memilih anggota boy band baru bernama NCT-Hollywood, salah satu sub-unit brand boy band NCT SM.

Neo Culture Technology atau NCT adalah sebuah proyek grup idola internasional SM Entertainment yang diluncurkan tahun 2016. 

Tujuannya, menghasilkan boy band internasional dalam jumlah tak terbatas yang berbasis di kota-kota besar di seluruh dunia. Adapun yang sudah tergabung dalam brand NCT adalah NCT Dream (Korea Selatan) dan WayV (China).

Baca Juga :

Pencarian bakat untuk unit NCT baru ini terbuka untuk semua pria berusia 13 sampai 25 tahun. Pemenang akhir akan menjalani kamp pelatihan K-Pop di Seoul dan menerima bimbingan dari anggota NCT secara langsung.

photoKerjasama SM Entertainment dan MGM - (headtopics.com)</span

"Kami berharap dapat membantu kontestan menunjukan berbagai potensinya untuk menjadi artis sejati. Saya berharap penonton nantinya dapat menikmati perjalanan bintang baru yang lahir di Hollywood, yang akan dipromosikan sebagai NCT-Hollywood di pasar global masa depan," kata Lee Soo-man, pendiri dan produser SM Entertainment. 

Baca Juga :

Mark Burnett, produser dan pemimpin MGM mengatakan, K-Pop telah menjadi fenomena global. 

"K-Pop lebih dari sekedar genre musik, tapi fenomena budaya dan kami sangat bersemangat bermitra dengan Lee Soo-man untuk membawa K-Pop ke AS," ujar Burnett.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB