Puluhan Mobil Hias Ikut Pawai Muharam di Jalanan Kota Sukabumi

Puluhan Mobil Hias Ikut Pawai Muharam di Jalanan Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Pawai kendaraan mewarnai penyambutan tahun baru Islam 1444 Hijriah di Kota Sukabumi pada Sabtu (30/7/2022). Puluhan mobil dihias dengan ornamen khas Muharam dan pernak-pernik lainnya untuk meramaikan jalanan Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan Muharam identik dengan persatuan dan kebersamaan. Menurut Fahmi, pawai yang diikuti Forkopimda, alim ulama, warga, dan unsur lainnya, pada hari ini merupakan simbol persatuan dalam membangun Kota Sukabumi.

"Ini beberapa ruas jalan insyaallah dengan dukungan Pak Kapolres sudah diatur sehingga tidak menimbulkan kemacetan," kata Fahmi.

Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Tejo Reno Indratno mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan saat pawai ini. Namun, tidak sampai ada pengalihan arus. "Karena sudah disiapkan jauh hari. Anggota juga sudah disiapkan di sepanjang jalan yang dilintasi," ujarnya.

Baca Juga :

Adapun rute pawai tarhib Muharam ini adalah mulai depan Gedung Juang 45, Jalan RE Martadinata, Jalan Siliwangi Simpang Tiga NBS FM, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Bhayangkara, Jalan Suryakencana, dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

"Mengantisipasi kemacetan, personel lalu lintas kita tergelar di sepanjang jalur. Kita juga mempersiapkan pengawalan untuk kegiatan ini agar terciptanya kelancaran. Kemudian rekayasa yang kita laksanakan hanya prioritas jalur-jalur yang dilintasi saja," kata AKP Tejo.

Kurang lebih 200 personel diterjunkan untuk mengamankan pawai ini. Puluhan kendaraan yang ikut antara lain berasal dari perwakilan kelurahan dan kecamatan, Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD, Forkopimda, dan pihak lainnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB