Rumah Bocah 10 Tahun yang Viral karena Dagang Cilor di Sukabumi Diperbaiki

Rumah Bocah 10 Tahun yang Viral karena Dagang Cilor di Sukabumi Diperbaiki

Khorul Anwar bersama keluarganya semringah sebab rumahnya yang semula tidak layak huni telah selesai diperbaiki. Khorul Anwar merupakan bocah 10 tahun yang viral karena dagang cilor di Sukabumi.

SUKABUMIUPDATE.com - Masih ingat dengan Khorul Anwar bocah 10 tahun yang viral karena dagang cilor di Sukabumi? saat ini Khorul bersama keluarganya sedang semringah sebab rumah yang semula tidak layak huni telah selesai diperbaiki.

Awalnya rumah yang berada di Kampung Bungbulang RT 01/05, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi itu berdinding bilik. Kemudian setelah diperbaiki, rumah tersebut nampak kokoh dan memiliki kamar mandi.

Baca Juga :

Khorul Anwar ini sebelumnya viral karena perjuangannya berdagang cilor demi membantu orang tuanya dan kakaknya yang sakit. Kisahnya lantas membuat banyak pihak tergugah untuk membantu, mulai dari masyarakat, komunitas, anggota DPR RI, Dinsos bahkan AKBP M Lukman Syarif yang saat itu masih menjabat sebagai Kapolres Sukabumi. 

Selain itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami memberikan bantuan material atau bahan bangunan untuk rumah Anwar. Bantuan tersebut bukan dana dari Pemda melainkan dana pribadi Marwan Hamami secara pribadi.

Dari akun Facebook Diskominfosan Kabupaten Sukabumi disebutkan pembangunan rumah tersebut dilaksanakan 35 hari kerja. Untuk pembiayaannya berasal dari biaya pribadi seorang dermawan dari Kabupaten Sukabumi dan merupakan ketua penasehat Forum Peduli Yatim Desa ( FPYD).

Ibu Anwar, Ayi Siti Rohmah mengungkapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya termasuk kepada Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

"Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya dari keluarga Anwar kepada Bapak Haji Marwan. Mudah-mudahan haji Marwan sekelurga ada dalam lindungan Allah SWT, dibanyakkan rezekinya, pahalanya," ungkap Ayi.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB