Tuntut Rekrutmen Tenaga Kerja dan CSR, Warga Demo PT Clariant Adsorbents Indonesia di Sukabumi 

Tuntut Rekrutmen Tenaga Kerja dan CSR, Warga Demo PT Clariant Adsorbents Indonesia di Sukabumi 

SUKABUMIUPDATE.com - PT Clariant Adsorbents Indonesia di Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi didemo warga yang meminta kejelasan tenaga kerja dan Corporate Social Responsibility (CSR). 

Kepala Desa Bantaragung, Mahmudin mengatakan, yang melakukan unjukrasa itu warga Desa Bantaragung, Kecamatan Jampang Tengah dan Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong.

BACA JUGA: Demo Tuntut Daring di Gunungguruh Sukabumi, Ini Kata Kecamatan

Menurut dia, warga meminta PT Clariant memprioritaskan rekrutmen tenaga kerja bagi warga yang lingkungannya terdampak polusi dari perusahaan tersebut. Tuntutan lainnya adalah warga berharap CSR perusahaan supaya bisa menumbuhkan perekonomian warga setempat. 

Aksi warga dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan beberapa perwakilan warga diterima pihak perusahaan pukul 10.00 WIB untuk melakukan musyawarah. Musyawarah itu menghasilkan keputusan bahwa kedepan rekrutmen pekerja akan dibagi dua bagian. Pertama rekrutmen tenaga kerja ahli, seleksinya langsung oleh pihak PT Clariant, dan keduanya rekrutmen tenaga kerja kasar (Outsourcing) ditangani lembaga independen yang akan dibentuk oleh Desa Neglasari dan Desa Bantaragung. 

"Untuk CSR nya, perusahaan sudah memberikan peluang untuk pemberdayaan, seperti pengolahan limbah, jadi warga yang tidak ikut bekerja, masih bisa berkreativitas," tambahnya. 

Sementara itu Kepala Desa Neglasari, Rahmat Hidayat mengatakan terkait ada warga dari Desa Neglasari belum menerima pemberitahuan. "Belum ada konfirmasi, jadi apa yang menjadi tuntutan warganya dan dari mananya  belum bisa menjelaskan secara detail. Namun dari informasi pak Babinsa Desa Neglasari, yah terkait pemberdayaan warga terdampak dan CSR," jelasnya.

"Hanya sebatas informasi dari pak Babinsa, yang mengecek langsung ke lapangan aksi berjalan damai dan kondusif, itu saja, " tandasnya. 

Sementara itu sukabumiupdate.com, masih berupaya menghubungi pihak perusahaan untuk mengkonfirmasi aksi unjuk rasa ini namun belum tersambung.

Ingat Pesan Ibu: Wajib 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta aktivitas di luar rumah). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB