5 dari 11 Pasien Covid-19 Baru Kota Sukabumi Berasal dari Klaster Keluarga

5 dari 11 Pasien Covid-19 Baru Kota Sukabumi Berasal dari Klaster Keluarga

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana mengatakan, 5 dari 11 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru berasal dari Kelurahan Gunungpuyuh dan masuk sebagai klaster keluarga.

"Jadi Kelurahan Baros 2, Situmekar 2, Cikondang 2, dan Gunungpuyuh 5," kata Wahyu kepada awak media, Selasa (13/10/2020).

Sebelumnya diberitakan, STPP Covid-19 Kota Sukabumi kembali mengumumkan adanya penambahan 11 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru pada Selasa (13/10/2020).

BACA JUGA: Update 13/10: Kota Sukabumi Catat 11 Pasien Covid-19 Baru, Total 322 Kasus

Dengan penambahan tersebut, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sukabumi saat ini menjadi 322 kasus. Rinciannya, 75 pasien masih dalam masa isolasi, 3 orang meninggal dunia, dan 244 lainnya telah dinyatakan sembuh. Tingkat kesembuhan di Kota Sukabumi sendiri mencapai 75,8 persen dari total kasus terkonfirmasi positif.

Penambahan juga terjadi pada kasus suspect, yakni sebanyak satu kasus. Sehingga total suspect di Kota Sukabumi saat ini mencapai 315 kasus. Rinciannya, 45 pasien masih dalam masa isolasi dan 270 lainnya telah selesai menjalani masa isolasi.

Sedangkan kasus probable di Kota Sukabumi hingga saat ini masih berjumlah satu kasus.

Ingat pesan ibu:

Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB