Luapan Irigasi dan Longsor, Kamar Pasutri di Karang Tengah Sukabumi Ambrol

Luapan Irigasi dan Longsor, Kamar Pasutri di Karang Tengah Sukabumi Ambrol

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah rumah di Kampung Ciseureuh RT 004/001, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi tembok kamarnya ambrol akibat tergerus air bah dari areal pesawahan.  

BACA JUGA: Jalan Raya Nyalindung Sukabumi Tertimbun Longsor, Akses Menuju Purabaya Tertutup

Informasi yang diperoleh sukabumiupdate.com, kamar milik pasangan suami istri, Oib (71 tahun) dan Juansi (65 tahun) itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

"Rumahnya memang dekat dengan sawah, jadi ketika hujan besar airnya meluap dan tembok kamarya tidak kuat menahan limpahan air itu," ujar Ketua Karang Taruna Kelurahan Karang Tengah, Ade Suryadi kepada sukabumiupdate.com, Rabu (1/1/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Pasalnya pemilik rumah saat kejadian sedang berada di luar rumah. "Hanya kerugian material saja sekitar Rp 20 Juta," kata Ade. 

BACA JUGA: Tebing 15 Meter di Lembursitu Sukabumi Longsor, Warga Dengar Suara Dentuman

Saat ini, sambung Ade petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Sukabumi, bersama warga sekitar berupaya membersihkan puing-puing tembok rumah itu.

"Dari Kelurahan Karang Tengah juga sudah berdatangan untuk mengecek rumah yang tergerus air bah sawah itu," pungkasnya.

Editor:garis
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB