Korban Serangan Babi Hutan di Gegerbitung Sukabumi Putus Otot Kaki

Korban Serangan Babi Hutan di Gegerbitung Sukabumi Putus Otot Kaki

SUKABUMIUPDATE.com - Jaja alias Aja (56 tahun), warga Kampung Babakan Cangklek RT 04/02, Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, mengalami putus otot kaki akibat diserang seekor babi hutan, Sabtu (27/7/2019).

"Pasien mengalami beberapa luka dan putus beberapa otot bagian kaki," tutur Ketua Tim Informasi dan Keluhan RSUD Syamsudin SH, dr. Wahyu Handriana.

BACA JUGA: Dikepung, Babi Hutan Serang Warga Gegerbitung Sukabumi

Wahyu menjelasan, pasien tersebut tiba di RSUD Syamsudin SH sekitar pukul 17.00 WIB dan saat ini telah ditangani oleh dokter ahli ortopedi.

Sebelumnya, seekor babi hutan mengamuk di Kampung Babakan Cangklek RT 04/02 Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/7/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. Babi hutan berukuran besar tersebut berlarian di tengah-tengah kawasan permukiman warga. Akibat peristiwa tersebut Aja kena serangan babi hutan.

"Kemungkinannya naluri bertahan binatang ketika diserang karena sempat dibacok korban," tutur Camat Gegerbitung, Endang Suherman.

 

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB