Usai Minum Obat Sakit Perut Nelayan Ujunggenteng Meninggal di Perahu

Usai Minum Obat Sakit Perut Nelayan Ujunggenteng Meninggal di Perahu

SUKABUMIUPDATE.com- Ado (50 tahun) nelayan asal Kampung Pasirpogor RT 07/07 Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi ditemukan meninggal diatas perahu. Saat itu Ado sedang mencari ikan bersama Jeki (45 tahun) ABK (anak buah kapal) di perairan laut Karangsapi Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Rabu (24/7/2019) dinihari.

BACA JUGA: Polisi Ungkap Kronologis Nelayan Tewas di Perairan Ujunggenteng

Aldo yang sehari-hari tercatat sebagai nelayan Ujunggenteng Kabupaten Sukabumi sempat mengeluh sakit perut. Menurut Jeki, setelah mengkonsumsi obat, Aldo yang merupakan juru mudi perahi Leo Guna Ujunggenteng ini beristirahat tidur di dek perahu.

"Ketahuan meninggal oleh ABK nya, sekitar pukul 24.00 WIB, di dalam dek (sawung perahu), dengan sekujur tubuh sudah kaku," ucap ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng Asep Jeka, kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Perahu Terbalik Diterjang Ombak, Nelayan Tewas di Perairan Ujunggenteng

Kabar meninggalnya Ado ini dibenarkan itu anggota Sat Pol air Polres Sukabumi Brigadir Ade. “Nelayan tersebut meninggal karena sakit, bukan laka laut," ujarnya. " Jenazah sekarang akan dibawa ke rumah duka oleh keluarganya," pungkasnya.

Editor:Yusuf
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB