Jalan di Sukabumi Rusak, Pengamat Sarankan Hal Ini

Sukabumiupdate.com
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Jalan di Sukabumi Rusak, Pengamat Sarankan Hal Ini

SUKABUMIUPDATE.com - Kerusakan jalan sering kali mengganggu kenyamanan pengendara bahkan sampai berujung kecelakaan lalulintas. Saat ini kerusakan tak hanya di jalan pelosok pedesaan saja, jalan utama pun demikian. Lubang besar hampir merata ada disetiap ruas jalan.

Pengamat kebijakan publik, Asep Deni mengatakan, kewenangan infrastruktur jalan ada pada tiga pihak. Yaitu pemerintah pusat, provinsi serta kabupaten dan kota.

BACA JUGA: Jalan Rusak Menahun, Bikin Warga Cidahu Kabupaten Sukabumi Geleng-geleng Kepala

“Kalau jalan nasional yang rusak itu kewenangan pemerintah pusat. Jalan provinsi menjadi tanggungjawab provinsi. Begitupun sebaliknya,” terangnya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (2/1/2018).

Menurut dia, pemerintah yang efektif itu adalah pemerintah yang bisa membangun dan memelihara infrastruktur, seperti jalan.

Ada tiga upaya yang harus terus dilakukan pemerintah, kata Asep, pertama harus melakukan perencanaan terintergrasi, seperti perencanaan pembangunan melalui Musrenbang. Kemudian perencanaan yang melibatkan semua pihak (Holistik), biasanya perencanaan ini berujung pada Bappeda.

BACA JUGA: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga dan Polisi Urug Jalan Berlobang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi

Selanjutnya, perencanaan integrasi yaitu perencanaan yang memadukan semua bidang, badan, sektor dalam rencana pembangunan, termasuk infrastruktur jalan.

Kedua, sambung Asep, melakukan monitoring evaluasi (monev) secara terus menerus oleh aparat pemerintah dengan melibatkan masyarakat .

“Kalau masyarakat melihat kondisi jalan tidak bagus harus respek,” jelasnya.

BACA JUGA: Hati-hati, Jalan Penghubung Sukabumi-Sagaranten Amblas

Ketiga, melakukan pemeliharaan infrastruktur,  pemeliharaan ini bukan tugas pemerintah saja melainkan juga masyarakat pengguna jalan.

“Seperti contoh, katanya mau jalan bagus tapi kapasitas muatan truk melebihi  kapasitas yang ditentukan. Otomatis  jalan akan cepet rusak ,” tukasnya.

Berita Terkini