SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak yang terkena dampak bencana gempa membutuhkan tenda tambahan untuk dapur umum. Saat ini sudah ada satu tenda tapi untuk pengungsi.
"Tenda darurat untuk pengungsi memang sudah ada, namun kami juga sangat perlu tenda dapur umum untuk masak," ujar Munajat (43 tahun) warga kampung panguyangan RT 03/02.
BACA JUGA:Â Kejar Data Valid, Pemkab Sukabumi Bentuk Tim Verifikasi Dampak Bencana Gempa
Munajat menuturkan, rata-rata warga masih trauma untuk tinggal termasuk memasak di rumah karena kondisi dinding rumah retak dan belah setelah diguncang gempa 6,1 SR, Selasa (23/1/2018) lalu
"Apalagi kemarin sempat terasa gempa susulan membuat warga semakin takut memasak di rumah," kata Munajat.
BACA JUGA:Â Gempa Banten, BPBD Catat Sebanyak 6.339 Rumah di Kabupaten Sukabumi Rusak
Enah (30 tahun) mengaku masih takut masuk ke rumah karena kondisinya buat was-was.
"Berani masuk ke dalam rumah paling siang itu pun dengan pintu terbuka, karena takut ada gempa susulan. Jadi kalau pintu terbuka ada guncangan gempa lagi tinggal lari," ujar enah.