Dari Kaca Pecah hingga Siswa Pingsan, Begini Kerusakan Akibat Guncangan Gempa di Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Dari Kaca Pecah hingga Siswa Pingsan, Begini Kerusakan Akibat Guncangan Gempa di Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Gempa besar mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (23/1/2018) siang.

Kaca klinik Bebita, di Jalan Raya Siliwangi Kampung Legos, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Pecah.

Pecahan kaca yang memiliki ketebalan sekitar delapan centi nampak masih berantakan.

Kerusakan juga terjadi di RSUD Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi, genteng atap lorong pecah berjatuhan.

"Saat ini belum terlihat kerusakan parah. Terlihat genteng yang pada jatuh dan kaca jendela pecah," ujar anggota Koramil Cibadak, Peltu Dendin.

Selain mengalami kerusakan, guncangan gempa membuat pasien di rumah sakit ini berhamburan keluar.

BACA JUGA: Kepanikan Warga Sukabumi Ketika Gempa 6,4 SR Mengguncang

Guncangan gempa mengakibatkan sejumlah siswa sekolah DTA Al-Falah Kampung Cibodas Desa Cisarua Kecamatan Nagrak jatuh pingsan. Sekolah pun lantas dipulangkan.

Di Kecamatan Cikakak, gempa mengakibatkan sejumlah rumah milik warga rusak. Dinding bangunan retak dan pecah.

"Kami semua kaget dan berlarian ke luar rumah, setelah gempa selesai kami lihat atap rumah kami rusak," ungkap Arif Rahman (47) warga Kecamatan Cikakak.

Sedangkan, atap kantor UPTD Pendidikan Ciemas bergeser akibat guncangan gempa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Sebelumnya, BMKG menyebutkan gempa berkekuatan 6,4 SR. Kemudian, BMKG memutakhirkan data gempa menjadi 6,1 SR.

Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Lebih tepatnya, gempa terjadi pada pukul 13.34.50, Selasa (23/1/2018). Pusat gempa berada di 81 Km Barat Daya Lebak, Banten, dengan kedalaman 10 Km.

Berita Terkini