AKBP Ardian Atensi Kasus Pembacokan Ojol di Cikole: Gangster Kita Tindak Tegas!

Sukabumiupdate.com
Senin 19 Jan 2026, 12:55 WIB
AKBP Ardian Atensi Kasus Pembacokan Ojol di Cikole: Gangster Kita Tindak Tegas!

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ardian Satrio Utomo. (Sumber Foto: SU/Turangga Anom)

SUKABUMIUPDATE.com - Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ardian Satrio Utomo, menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan driver ojek online (ojol) di kawasan Cikole. Selain dibacok oleh orang tak dikenal (OTK), sepeda motor korban juga dirusak dalam insiden yang terjadi saat korban menunggu orderan tersebut.

Ardian memastikan jajaran kepolisian telah bergerak melakukan penyelidikan serius. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri Deklarasi Bersama Ojol Kamtibmas di Kantor Satpas SIM Satlantas Polres Sukabumi Kota, Sabtu (17/1/2026).

"Akan kita tindak lanjuti dan cek progres kasusnya. Itulah mengapa kolaborasi dengan masyarakat sangat penting. Komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi adalah kunci utama," tegas Ardian.

Baca Juga: Sedang Nunggu Orderan, Ojol Dibacok dan Motornya Dirusak OTK di Cikole Sukabumi

Perangi Premanisme dan Gangster

Baru sepekan menjabat sebagai Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ardian langsung menjadikan kejahatan jalanan sebagai atensi utama. Ia memberikan peringatan keras kepada kelompok berandal bermotor (gangster) maupun pelaku premanisme yang selama ini meresahkan warga.

"Masalah gangster dan kelompok sejenisnya akan kita tindak tegas, itu sudah menjadi tagline kami. Salah satunya menindak aksi premanisme yang sangat meresahkan masyarakat," tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi kolektif demi menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Insyaallah, mari kita jaga Kota Sukabumi bersama-sama dengan saling berbuat baik,” ajak Ardian.

Baca Juga: Momen AKBP Ardian Satrio Utomo Disambut Tradisi Gerbang Pora di Polres Sukabumi Kota

Kemitraan dengan Komunitas Ojol

Di sisi lain, Ardian berharap kemitraan antara polisi dan komunitas ojol dapat terus diperkuat sebagai mata dan telinga kepolisian di lapangan.

“Semoga kemitraan ini terjaga. Bukan hanya dengan rekan-rekan ojol, tetapi juga dengan seluruh elemen masyarakat lainnya melalui komunikasi yang intens,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang driver ojol berinisial AN (28) diserang oleh empat orang tak dikenal saat sedang mangkal di Jalan RA Kosasih, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, pada Sabtu (10/1/2026) dini hari.

Para pelaku membacok kepala korban dan merusak sepeda motornya menggunakan senjata tajam. Akibat serangan brutal tersebut, korban menderita luka robek di kepala bagian belakang dan saat ini masih menjalani masa pemulihan setelah mendapatkan penanganan medis.

Berita Terkait
Berita Terkini