Kinerja Mencapai Target, Kemendagri Berikan Penghargaan Disdukcapil Kabupaten Sukabumi

Kinerja Mencapai Target, Kemendagri Berikan Penghargaan Disdukcapil Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendapatkan penghargaan dari Kementrian Dalam Negri Republik Indonesia (Kemendagri RI), dalam katagori Dikcapil Bisa.

Hal tersebut di beritahukan melalui surat undangan, yang di berikan Kemendagri untuk kepala Disdukcapil, agar menghadiri acara rapat Koordinasi Nasional Disdukcapil tahun 2017, sekaligus pemberian penghargaan kategori Dikcapil Bisa.

Kepala Disdukcapil, Sofyan Effendy mengatakan, dari isi surat yang ia peroleh Dinasnya mendapatkan penghargaan kategori Dikcapil Bisa, Lantaran dinilai kinerjanya mencapai target tertinggi dengan kepemilikan Akta kelahiran anak usia 0-18 tahun dan perekaman data KTP-el.

“Alhamdulillah kami bangga dan bersyukur dengan prestasi yang diraih oleh Disdukcapil, dengan harapan kedepannya bisa lebih baik lagi, serta prestasi kita ini bisa menjadi trigger dalam akselerasi kinerja tahun 2018. Saya yakin Disdukcapil Kabupaten Sukabumi pasti biasa,” ungkap Sofyan, kepada sukabumiupdate.com, sumringah, Kamis (9/11/2017).

Senada dikatakan Kepada Bidang (Kabid) pelayanan pendaftaran penduduk Disdukcapil, Ridwan, ia berharap dukungan dari Dirjen ini menjadi penguat bagi keberadaan Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD).

“Saya berharap ini dijadikan rujukan oleh tim assessor kelembagaan UPTD di Kabupaten Sukabumi, sehingga mereka tidak ragu-ragu lagi terhadap hasil kajian UPTD Dukcapil yang telah kita sampaikan tiga bulan lalu, dan mendapatkan respon positif,” harapnya singkat.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB