Aksi Konvoi Tolak Ojol Diwarnai Pengerusakan Pos Dishub Kota Sukabumi

Aksi Konvoi Tolak Ojol Diwarnai Pengerusakan Pos Dishub Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi konvoi para Ojek Pangkalan (Opang) di Jalur Lingkar Selatan, diwarnai pengerusakan terhadap pos jaga milik Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/8/2017).  

Para peserta konvoi nyaris bentrok dengan sejumlah petugas terminal tipe A Kota Sukabumi. Selain merusak pos jaga, para peserta konvoi itu juga merusak Kantor Ayojek.

BACA JUGA: Akhirnya Pemkot Sukabumi Larang Ojol Beroperasi Selama Setahun

Petugas Terminal Tipe A Kota Sukabumi Bagus Bagja mengatakan kejadian itu berawal saat peserta konvoi memaksa masuk ke dalam terminal, namun dilarang petugas. “Mereka malah nekad dengan cara memukul petugas. Petugas berupaya menyelamatkan diri ke Pos, dan masih dikejar. Akhirnya petugas mengeluarkan samurai untuk mencegah penyerangan,,” terang dia.

Merasa ada perlawanan, para pendemo itu melempar batu ke arah pos. Akibatnya kaca pecah, dan sejumlah peralatan elektronik rusak. "Pos dirusak pakai batu, komputer juga pada rusak, "katanya. 

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB