SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah ruas jalan milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi Sukabumi, alami kerusakan. Padahal, jalan-jalan tersebut banyak dibangun pada tahun anggaran 2016 atau masih setahun berjalan. Hingga kini, kondisi jalan rusak itu belum mendapat perhatian serius.
Pantauan sukabumiupdate.com sepekan terakhir ini, ruas jalan yang rusak itu hampir berada di seluruh kecamatan. Kerusakan terpantau ringan, sedang dan berat. Selain ruas jalan yang rusak, beberapa jembatan pun mengalami nasib yang sama.
Pengamat kebijakan publik, Danu Umbaran dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Ilmu Pemerintahan (STISIP) Syamsul Ulum saat dihubungi sukabumiupdate.com, Sabtu (18/2), melalui pesawat selulernya berpendapat, kondisi ruas jalan rusak yang berada di Kabupaten Sukabumi, tak lepas dari peranan para pengusaha jasa konstruksi.
Ia berpendapat, banyak pembangunan jalan yang berlangsung pada tahun anggaran 2016 silam yang sudah mengalami kerusakan. “Ada faktor bencana, cuaca, dan ada pula faktor tahu sama tahu,†terang dia seraya mengatakan, tahu sama tahu ini bisa akibat adanya permainan dalam menentukan calon pelaksana pembangunan.
BACA JUGA:
12 Tahun Jalan di Cikangkung Kabupaten Sukabumi Rusak, Warga Tanam Pisang
Jalan Rusak, Ini Curhat Kades Cicantayan Kabupaten Sukabumi
Jalan Nasional Kabupaten Sukabumi Rusak Parah
Selain factor-faktor tersebut, ujar dia, lemahnya peranan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan pun menjadi salah satu penyebab. “Sikap kritis saat ini sangat sulit dilontarkan. Namun ketika terjadi kerusakan jalan, masyarakat langsung melakukan penilaian negatif,†tandas dia.
Ketidaktegasan aparatur pemerintah dalam pengawasan, sambung dia, menjadi salah satu penyebab rendahnya mutu pembangunan infrastuktur di Kabupaten Sukabumi.
“Seharusnya, dengan banyaknya laporan dari masyarakat akan jalan yang rusak padahal baru dibangun, menjadi perhatian serius dari Pemda. Tetapi ini kan belum pernah kita dengar ada sanksi dari Pemda terhadap pelaksana pekerjaan infrastruktur yang pekerjaannya hancur dalam beberapa bulan,†tegas dia.
Danu sangat menyayangkan sikap Pemda yang baru melakukan perbaikan terhadap infrastruktur yang rusak akibat sorotan media. “Kalau melihat jargon yang dilontarkan oleh kepala daerah yakni Sukabumi Lebih Baik, jauh panggang dari api dengan keadaan sekarang,†pungkas dia.
