Sekda Sukabumi Ungkap Peran Penting Jalan di Acara Sosialisasi Penetapan Status Jalan

Sekda Sukabumi Ungkap Peran Penting Jalan di Acara Sosialisasi Penetapan Status Jalan

SUKABUMIUPDATE.com - Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman membuka Sosialisasi Penetapan Jalan Kabupaten dan Jalan Desa serta Usulan Naik Status Jalan Desa bertempat di Aula Stoom Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU), Palabuhanratu. Senin (26/9/22).

Sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka mengedukasi para pemangku kepentingan terkait tentang perubahan status jalan (alih status jalan) serta penetapan status dan fungsi jalan.

"Kita disini ingin menyatukan pemahaman tentang peraturan dan kewenangan jalan," Jelas kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Asep Japar.

Baca Juga :

Peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini adalah seluruh kepala desa di Kabupaten Sukabumi yang akan terbagi menjadi 7 sesi.

"Pertemuan ini diikuti oleh seluruh kepala desa se Kabupaten Sukabumi yang dibagi menjadi 7 angkatan, untuk hari ini wilayah Sukabumi kurang lebih sekitar 67 desa" Tambah Asep Japar.

Sementara itu, Sekda menjelaskan bahwa jalan mempunyai peranan penting terutama yang menyangkut perwujudan perkembangan antar wilayah yang seimbang, pemerataan hasil pembangunan serta pemantapan pertahanan dan keamanan nasional dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional.

photoSekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman saat membuka Sosialisasi Penetapan Jalan Kabupaten dan Jalan Desa serta Usulan Naik Status Jalan - (Ist via Instagram/@sukabumikab)</span

"Ketika kita terapkan perubahan status dan fungsi jalan dengan benar dan tepat, maka diyakini mampu menguatkan target misi ketiga pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD 2021-2026, yakni meningkatkan konektivitas untuk percepatan pertumbuhan wilayah," jelasnya.

Sekda berharap sosialisasi ini bisa memberikan pemahaman dan satu pandangan tentang perubahan status jalan.

"Melalui sosialisasi ini, saya harapkan agar terjadi satu pandangan, satu pemahaman, satu itikad dan satu komitmen dalam meningkatkan produktivitas kerja, serta memberikan rasa aman dan nyaman terhadap segala resiko yang kemungkinan terjadi ketika melakukan pekerjaannya," pungkasnya.

Baca Juga :

(ADVERTORIAL)

SUMBER: MEDSOS PEMKAB SUKABUMI

Editor:Dede Imran
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB