Dinas Pertanian Monev Program UPPO di Purwasedar Sukabumi

Dinas Pertanian Monev Program UPPO di Purwasedar Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Thendy Hendrayana melakukan monitoring dan evaluasi program Unit Pengolah Pupuk Organik atau UPPO tahun 2021 Gapoktan Warungwaru di Kampung Cihaur RT 51/12 Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Dalam monitoring dan evaluasi atau monev pada Rabu (13/7/2022) yang juga dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri, Thendy menyebut Gapoktan Warungwaru di Kampung Cihaur bagus dalam menjalankan program UPPO. "Alhamdulillah di Gapoktan Warungwaru terlihat bagus," kata Thendy di lokasi.

Baca Juga :

Hadir perwakilan Dinas Peternakan, Plt Camat Ciracap, UPTD Pertanian dan Peternakan Jampangkulon, penyuluh pertanian dan peternakan, Pemerintah Desa Purwasedar, dan petani. "Sapinya utuh 8 ekor. Terlihat sehat. Bahkan sudah ada yang hamil. Begitu pun dengan produksi pupuk organiknya," ucap Thendy.

Diketahui, enam kelompok tani di wilayah kerja UPTD Pertanian Jampangkulon mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian berupa UPPO. Program ini disalurkan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Salah satu yang menerima adalah Gapoktan Warungwaru di Kampung Cihaur RT 51/12 Desa Purwasedar.

Bantuan UPPO sebesar Rp 200 juta. Anggaran ini digunakan untuk pembuatan kandang, sapi 8 ekor, pengholahan kompos, dan kendaraan roda tiga.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB