Iyos Somantri Mundur dari Jabatan Sekda Kabupaten Sukabumi

Iyos Somantri Mundur dari Jabatan Sekda Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri akhirnya secara resmi mengajukan surat pengunduran diri. Informasi tersebut dikatakan Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman.

Ade mengatakan, Iyos telah mengajukan surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

"Pak Iyos sudah mengajukan surat pengunduran diri ke Pak Bupati, yaitu pensiun Atas Permintaan Sendiri (APS)," kata Ade kepada sukabumiupdate.com, Rabu (26/8/2020).

BACA JUGA: Iyos Somantri jadi Sekda Kabupaten Sukabumi Dua Periode

Ade menuturkan, pihaknya akan menindaklanjuti surat pengunduran diri tersebut kepada Badan Kepagawaian Negara (BKN). "BKPSDM menindaklanjuti dengan diajukan ke BKN untuk mendapatkan hak pensiunnya," jelas Ade.

Disinggung mengenai apakah pengunduran diri Iyos tersebut berkaitan dengan kontestasi Pilkada 2020, di mana Iyos akan maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Sukabumi bersama Marwan Hamami, Ade enggan berkomentar banyak.

"Pada intinya yang bersangkutan mengajukan APS. Kan nanti akan kejawab pada waktu tanggal pendaftaran, daftar atau tidaknya," ungkap Ade.

BACA JUGA: Dugaan Langgar Kode Etik ASN di Pilkada Sukabumi, Ini Kata Bawaslu dan Iyos

Ade juga tidak memberi tahu secara pasti, kapan surat pengunduran diri tersebut diajukan Iyos. "Lupa, yang penting insyaAllah awal bulan September sudah selesai," pungkasnya.

Hingga saat ini, redaksi sukabumiupdate.com masih berupaya menghubungi Iyos Somantri.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB