SUKABUMIUPDATE.com – Pemain asal Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Arda Alfareza membuka peluang untuk tetap bertahan bersama PSS Sleman setelah berhasil membawa tim tersebut promosi ke Liga 1 musim depan.
Arda mengungkapkan dirinya telah mengantongi kontrak berdurasi dua tahun sejak awal bergabung dengan PSS Sleman. Dengan begitu, masa baktinya bersama klub berjuluk Super Elang Jawa itu masih berlaku hingga musim depan.
“Dari awal musim saya memang sudah disodori kontrak dua tahun. Jadi dari segi kontrak dengan manajemen, Insya Allah masih aman sampai tahun depan,” ujar Arda saat diwawancarai Sukabumiupdate.com, Minggu (9/5/2026).
Meski begitu, pemain berposisi gelandang tersebut mengaku belum bisa memastikan peluangnya untuk tetap masuk dalam skema tim musim depan. Menurutnya, keputusan itu akan bergantung pada kebutuhan pelatih.
“Tapi untuk peluang bertahan atau tidaknya, saya belum tahu karena nanti tergantung bagaimana skema pelatih di musim depan,” katanya.
Baca Juga: Persib Effect Menggila, Perputaran Uang di Jawa Barat Sentuh Rp700 Miliar!
Arda menegaskan dirinya siap menghadapi berbagai tantangan demi menjaga karier di level tertinggi sepak bola Indonesia.
“Apa pun rintangannya dan apa pun yang ada di depan, saya akan hadapi dulu,” ucapnya.
Jika tetap bertahan bersama PSS Sleman di Liga 1 nanti, Arda mengaku memiliki target sederhana, yakni menjalani debut di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia serta mendapatkan menit bermain lebih banyak.
“Target pertama tentu ingin debut dulu di liga tertinggi Indonesia. Tidak muluk-muluk, yang penting bisa debut,” ungkapnya.
“Lalu saya juga ingin mendapatkan menit bermain sebanyak mungkin untuk perkembangan karier pribadi. Tapi yang paling penting, saya ingin membawa PSS melangkah sejauh mungkin,” sambungnya.
Baca Juga: Konvoi hingga Larut Malam, Ribuan Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib di Kota Sukabumi
Di sisi lain, Arda juga tidak menutup kemungkinan untuk membuka komunikasi dengan klub lain apabila ada tawaran yang datang di masa mendatang. Namun, ia memastikan semua tetap harus sesuai dengan aturan kontrak yang berlaku.
“Saya tidak pernah menutup peluang bernegosiasi dengan tim mana pun. Saya juga punya agensi yang menaungi. Selama tidak melanggar aturan kontrak, tentu semuanya bisa dibicarakan,” jelasnya.
Menghadapi persaingan di Liga 1 musim depan, Arda menilai tantangan terbesar justru datang dari persaingan internal tim, terutama dengan adanya wacana penambahan kuota pemain asing.
“Yang paling pertama pasti persaingan dari dalam tim sendiri. Apalagi kalau melihat bocoran regulasi Liga 1 musim depan yang kabarnya memperbolehkan 11 pemain asing, itu jadi salah satu tantangan terbesar buat saya,” tandasnya.




