SUKABUMIUPDATE.com - Ekspresi bahagia terpancar dari wajah Arda Alfareza (24 tahun), pemain kelahiran Nagrak, Kabupaten Sukabumi, saat menghadiri sesi jumpa pers usai PSS Sleman meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas PSIS Semarang.
Laga pamungkas Pegadaian Championship 2025/2026 yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026), menjadi momen penting bagi Laskar Sembada. Kemenangan tersebut memastikan satu tiket promosi ke Super League musim depan.
Arda yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua langsung memberi dampak signifikan. Ia mencetak gol indah melalui tendangan bebas keras dan terukur yang tak mampu dihalau kiper lawan, sekaligus mengunci kemenangan timnya.
“Yang pasti, kami sebagai pemain sangat bersyukur dan bahagia karena berhasil menyelesaikan target yang telah ditetapkan. Sebelum kami datang ke sini, kami sudah tahu bahwa tim ini ditargetkan untuk kembali naik ke Liga 1 musim ini, dan sekarang kami berhasil membuktikannya,” ujar Arda dalam sesi konferensi pers seperti dikutip dari laman resmi PSS Sleman, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Arda, Pemuda Bungur Sarang Sukabumi Resmi Merumput di Liga 1 Bersama Persiraja
Ia menegaskan, keberhasilan PSS Sleman tidak lepas dari kerja kolektif seluruh elemen tim. Kekompakan pemain, peran staf pelatih, hingga dukungan ofisial menjadi faktor penting di balik capaian tersebut.
“Semua ini berkat kerja keras seluruh pemain, baik yang bermain di lapangan, yang ada di bangku cadangan, maupun yang berada di tribun. Selain itu, keberhasilan ini juga tidak lepas dari kerja keras staf pelatih, ofisial, dan seluruh elemen tim,” tegasnya.
Arda Alfareza. | Foto: Dok. PSS Sleman
Arda juga memberikan apresiasi khusus kepada suporter yang terus memberikan dukungan, baik saat laga kandang maupun tandang.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Sleman yang selalu hadir memberikan dukungan, bahkan datang setiap latihan. Dukungan itu sangat berarti bagi kami, dan saya pribadi sangat terharu melihat antusiasme mereka. Terima kasih untuk semua elemen yang terus mendukung PSS Sleman,” tuturnya.
Baca Juga: Menang 3-0 atas PSIS Semarang, PSS Sleman Promosi ke Super League
Terkait gol ciamiknya, Arda menyebut tidak ada proses instan di balik pencapaian tersebut. Ia menekankan pentingnya konsistensi latihan yang dijalani setiap hari.
“Mungkin tidak ada hal yang kami lalui selain latihan. Setiap hari kami berlatih, dan kadang pelatih memberikan waktu lebih kepada pemain untuk meningkatkan kemampuan masing-masing,” ungkap Arda.
Arda juga mengakui banyak menyerap ilmu dari asisten pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis. Sosok yang dikenal sebagai legenda sepak bola Indonesia dengan akurasi tendangan bebas tinggi tersebut menjadi mentor utama bagi Arda dalam mengasah teknik bola mati.
“Saya banyak belajar dari Coach Ansyari Lubis. Referensi dari beliau sangat penting. Intinya, semua ini berawal dari proses latihan yang kemudian kami terapkan dengan tenang di pertandingan,” tambahnya.
Bagi Arda, gol dan kontribusinya musim ini merupakan hasil dari disiplin serta kerja keras yang konsisten. Penampilannya pun menjadi kebanggaan tersendiri, khususnya bagi masyarakat Sukabumi di kancah sepak bola nasional.





