Persib Effect Menggila, Perputaran Uang di Jawa Barat Sentuh Rp700 Miliar!

Sukabumiupdate.com
Minggu 24 Mei 2026, 11:13 WIB
Persib Effect Menggila, Perputaran Uang di Jawa Barat Sentuh Rp700 Miliar!

Persib Bandung saat mengangkat trofi BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBLA. Sabtu (23/5/2026). (Sumber: Web Persib)

SUKABUMIUPDATE.com – Euforia kemenangan Persib Bandung di kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 diperkirakan tidak hanya berdampak pada dunia olahraga, tetapi juga memicu perputaran ekonomi besar di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung.

Perhitungan tersebut diungkapkan oleh konten kreator Instagram dengan akun @aliftowew yang membagikan simulasi potensi ekonomi dari berbagai aktivitas bobotoh selama musim juara Persib.

Dalam unggahannya, aliftowew menghitung berbagai variabel ekonomi mulai dari penjualan tiket pertandingan kandang, konvoi juara, penjualan merchandise, okupansi hotel, hingga kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar bobotoh di berbagai daerah.

Menurut perhitungannya, setiap laga kandang Persib mampu menjual sekitar 22.280 tiket dengan harga rata-rata Rp230 ribu per orang. Selain membeli tiket, suporter juga diperkirakan mengeluarkan biaya transportasi sekitar Rp50 ribu dan konsumsi makanan-minuman sebesar Rp20 ribu.

Baca Juga: Konvoi hingga Larut Malam, Ribuan Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib di Kota Sukabumi

Dengan rata-rata pengeluaran Rp300 ribu per orang, perputaran ekonomi dalam satu pertandingan kandang diperkirakan mencapai sekitar Rp113 miliar.

Tidak hanya itu, potensi ekonomi juga diperkirakan muncul dari konvoi juara Persib yang direncanakan berlangsung dari Gedung Sate menuju Gedung Merdeka Kota Bandung dengan panjang rute sekitar 6,2 kilometer.

Jika sepanjang jalur dipadati massa dengan estimasi sekitar 243 ribu orang, dan masing-masing mengeluarkan biaya untuk atribut sebesar Rp60 ribu, konsumsi Rp50 ribu, serta transportasi Rp50 ribu, maka total perputaran ekonomi dari kegiatan konvoi diperkirakan mencapai Rp19 miliar.

Selain aktivitas di stadion dan konvoi, kegiatan nobar juga dinilai menjadi salah satu sumber perputaran ekonomi terbesar. Aliftowew memperkirakan laga-laga besar Persib melawan rival seperti Persija, Persebaya, dan Borneo FC akan memicu lonjakan aktivitas ekonomi di kafe, rumah makan, hingga lokasi nobar komunitas.

Baca Juga: Persib Bandung dan Jejak Kejayaan yang Tak Pernah Padam di Sepak Bola Indonesia

Ia menghitung terdapat tujuh pertandingan besar dan 24 pertandingan reguler dengan estimasi perputaran ekonomi kegiatan nobar mencapai sekitar Rp80 miliar.

Sementara itu, sektor penjualan merchandise juga diprediksi mengalami peningkatan signifikan. Penjualan produk resmi Persib hingga pedagang atribut biasa diperkirakan mampu menghasilkan perputaran uang hingga Rp176 miliar.

Dari seluruh aktivitas tersebut, total perputaran ekonomi yang terjadi diperkirakan mencapai Rp389 miliar. Angka itu kemudian dihitung kembali menggunakan multiplier effect ekonomi.

Mengacu pada teori Kesena dan Crompton di Oxford dengan angka multiplier effect sekitar 1,8, maka uang yang beredar dari aktivitas ekonomi Persib dapat meningkat menjadi sekitar Rp700 miliar setelah berputar kembali di masyarakat.

Baca Juga: Euforia Persib Juara, Konvoi Ribuan Bobotoh Banjiri Jalanan Palabuhanratu

Selain itu, aliftowew juga mengaitkan perhitungan tersebut dengan data dari BRI Research Institute yang menyebut pertandingan BRI Super League mampu menghasilkan Nilai Tambah Bruto (NTB) sekitar Rp5,93 triliun dari total perputaran uang Rp10 triliun.

Dengan menggunakan rasio NTB tersebut, aktivitas ekonomi dari Persib Bandung diperkirakan mampu menghasilkan NTB sekitar Rp398 miliar.

Bahkan, jika dibandingkan dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Barat yang berada di kisaran Rp1.800 triliun, kemenangan Persib disebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat sekitar 0,0131 persen.

Perhitungan tersebut menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang besar bagi daerah, terutama ketika klub dengan basis suporter besar seperti Persib Bandung meraih prestasi.

Berita Terkait
Berita Terkini