Gelar Sosialisasi, Pemdes Cijengkol Sukabumi Buka-Bukaan Soal Dana Desa

Gelar Sosialisasi, Pemdes Cijengkol Sukabumi Buka-Bukaan Soal Dana Desa

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Cijengkol Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi menggelar sosialisasi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2018 di Aula desa, Kamis (3/5/2018). Turut hadir LPMD, BPD, Bhabinkabtimas Polsek Caringin, Muspika serta tokoh masyarakat.

“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan sosialisasi ini sangat transparansi anggaran bahkan sampai lapisan masyarakat bawah,”ujar Kepala Desa Cijengkol, Haer Suhermansyah, kepada sukabumiupdate.com

BACA JUGA:  P2TP2A Kabupaten Sukabumi Dampingi Anak yang Dihamili Ayah Tiri

 

Dengan transparansi anggaran ini, kata Haer, pihaknya telah melaksanakan tahapan kewajiban Pemdes dalam keterbukaan dana desa dan ADD kepada masyarakat baik secara lisan maupun tulisan seperti penyebaran banner tentang APBDes 2018. Mulai tingkat desa hingga RT/RW. 

“Mudah-mudahan seluruh elemen masyarakat bisa membaca dan memahami arti sebuah infromasi yang sebenarnya,” jelas Haer.

BACA JUGA:  Energi Baru, Anggota DPR RI Siap Turun Gunung Menangkan Faham

Dirinya mengaku, keterbukaan informasi kegiatan desa tersebut dapat memicu peningkatan gotong royong, swadaya dan partisipasi warga sehingga mampu menyerap tenaga kerja lingkungan setempat.

“Alhasil, target Cash for Work (padat karya tunai) bisa mncapai 30 persen sesuai dengan harapan pemerintah dan dapat dirasakan manfaatnya oleh warga desa kami,” tukasnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB