Gelar Baksos, Kehadiran AMCF Topang Percepatan Pembangunan Desa

Gelar Baksos, Kehadiran AMCF Topang Percepatan Pembangunan Desa

SUKABUMIUPDATE.com - Yayasan Muslim Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) Jawa barat menggelar bakti sosial (baksos) di Desa Cijengkol Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi, Minggu (29/4/2018) kemarin.

Pada baksos tersebut AMCF bersama warga setempat melakukan gotong royong memperbaiki jembatan sepanjang 15 meter dengan lebar 1,5 meter  di kampung Tugu RT 02 RW 01. Selain itu AMCF pun menyerahkan paket sembilan bahan pokok (sembako) serta melaksanakan pengobatan gratis bagi warga miskin dan jompo. Dilanjutkan dengan mewakafkan kitab suci  Alquran dan Iqra pada beberapa mushola dan mesjid.

BACA JUGA: Pemdes Waluran Mandiri Sukabumi Bagikan Dana Insentif Kader dan Guru

Kepala Desa Cijengkol, Haer  Suhermansyah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada AMCF atas dilaksanakannya beberapa jenis kegiatan baksos ini. Pasalnya baru kali pertama ada lembaga yang peduli terhadap kebutuhan warganya.

“Kegiatan ini tentunya membantu tugas pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di desa kami,” ucapnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (30/4/2018).

Selain itu, Haer pun memanjatkan doa agar apa yang telah dilakukan yayasan Islam tersebut mendapat pahala dari yang maha kuasa.

BACA JUGA: Ajak Warga Berdzikir, Pemdes Tenjolaya Sukabumi Percantik Jalan dengan 99 Asmaul Husna

“Kami panjatkan doa dan syukur semoga kebaikan AMCF dan semua pihak mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan salah seorang warga, Isep (35 tahun), dirinya mengucapkan terima kasih kepada AMCF karena sudah peduli terhadap kondisi infrastruktur di kampungnya apalagi jembatan tersebut sudah puluhan tahun rusan dan belum tersentuh perbaikan.

“Sekarang jembatannya sedang dibangun dan warga lain pun mendapatkan satu paket sembako. Kami sebagai masyarakat mengucapkan banyak terima kasih,” singkatnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB