Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi Bakal Jadikan Daerahnya Kawasan Wisata

Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi Bakal Jadikan Daerahnya Kawasan Wisata

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, berencana mewujudkan daerahnya menjadi kawasan wisata yang menyuguhkan kreativitas dan inovasi dari desa-desa.

Camat Bojonggenteng, Sendi Apriadi mengatakan setiap kecamatan harus mempunyai produk unggulan yang rencananya nanti di tahun 2018 dilaksanakan untuk pembangunan desa wisata.

BACA JUGA: Objek Wisata Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Masih Pilihan Liburan Akhir Pekan

"Desa sudah siap berkomitmen seperti itu. Tapi kami tidak cukup dengan desa, harus semua lembaga,” ujar Sendi, kepada sukabumiupdate.com, Kamis (7/12/2017).

Bukan kecamatan kata dirinya yang menentukan apa saja yang akan menjadi produk unggalan, tetapi dari desa itu sendiri berinisiatif menciptakan inovasi-inovasi desanya, agar menarik.

“Dari masyarakat mengajukan potensi wisata, kepada Kelapa Desa, lalu direkomendasikan. Nantinya, ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kecamatan,” imbuhnya.

Ia pun menjelaskan, ketika semua sudah bisa berinisiasi dalam menciptakan wisata desa, secepat itu juga akan dipublish dengan cara menggelar event festival, seperti pameran dan bazar.

BACA JUGA: Ingin Surfing? Ke Pantai Cimaja Kabupaten Sukabumi Saja

Sendi yakin, bukan cuma krativitas saja yang bisa menjadi potensi wisata di Kecamatan Bojonggenteng. Dirinya bahkan sudah merencanakan agro wisata, seperti perkebunan buah-buahan.

“Dan juga memanfaatkan luasnya sekolah Ar-Rahman untuk dijadikan bumi perkemahan (Buper). Kita sudah diskusi sama investor, tentang perkebunan buah, dan mereka pun siap,” terangnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB