Khitanan Massal dan Pengobatan Lansia Desa Pasirpanjang Ciracap Kabupaten Sukabumi Disambut Antusias

Khitanan Massal dan Pengobatan Lansia Desa Pasirpanjang Ciracap Kabupaten Sukabumi Disambut Antusias

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap menggelar khitanan massal dan pengobtan lansia di aula kantor desa. Kegiatan ini disambut antusias warga.

Kegiatan tersebut melibatkan ahli medis dr. H. Hikmat Gumelar. Sebanya 11 anak mendapat pelayanan khitanan massal dan 156 lansia memeriksa kesehatan nya.

BACA JUGA: Hadiri Baksos Khitanan Massal, Wakil Bupati Sukabumi Apresiasi Panitia

"Warga yang mengikuti kegiatan sunatan massal dan peserta pengobatan lebih banyak dari kuota yang disediakan," ujar Kepala Desa Pasirpanjang, Mamat Slamet.

Awalnya, Pemerintah Desa Pasirpanjang hanya menyiapkan kuota pengobatan lansia untuk 50 orang. Kendati warga yang datang membludak hingga tiga kali lipat, mereka tetap dilayani.

BACA JUGA: Isak Tangis Warnai Bhakti Sosial Khitanan Massal Kodim Kota Sukabumi

Lebih lanjut Mamat mengungkapkan, kegiatan tersebut didanai anggaran pemberdayaan desa tahap kedua sebesar Rp 14.300.000. Kekurangan anggaran ditanggung secara pribadi oleh kades dan ahli medis.

Sementara itu dokter Hikmat Gumelar menjelaskan, sebanyak 156 lansia warga Desa Pasirpanjang yang berobat, mayoritas mengidap penyakit nya darah tinggi (hipertensi). Selain dirinya, kegiatan ini juga dibantu oleh bidan desa dan perawat.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB