Program GSC Dongkrak Media Komunikasi di Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi

Program GSC Dongkrak Media Komunikasi di Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 12 perwakilan dari enam desa di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas media komunikasi. Kegiatan pelatihan dipimpin Fasilitator Pemberdayaan Yudi Hermawan didampingi Fasilitator Keuangan Dudi Irawan serta Fasilitator Kecamatan Ruddy Malik ini dibuka Sekmat Kabandungan Asep Mulyadi.

Pelatihan tersebut dipusatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Kabandungan di Kampung Sinapeul RT 06/03, Desa Tugubandung, Kamis (9/11/2017), sejak pagi hingga sore hari. Ini merupakan materi program Generasi Sehat dan Cerdas (GSC), dari Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

BACA JUGA: Aparat Desa di Kecamatan Cirenghas Kabupaten Sukabumi Berlatih Membangun Media Komunitas

Menurut Fasilitator Kecamatan Ruddy Malik, para peserta diambil dua oran dari tiap desa. Masing-masing sebagai operator dan kader pemberdayaan masyarakat (KPM). Nantinya, dia berharap output pelatihan media komunikasi ini membangun budaya komunikasi massa dan publik di desa.

“Mereka (peserta) di dalam pelatihan ini diberikan berbagai materi. Mulai bagaimana membuat berita dan agar bisa memaksimalkan media komunitas, sebagai saluran pembangunan dan pemberdayaan," ungkapnya.

Dijelaskan Ruddy, pelatihan ini digelar dua hari dan berakhir Jumat (10/11/2017). Di hari kedua bakal dilakukan praktik peliputan termasuk membuat berita di seputar desanya masing-masing.

BACA JUGA: Tingkatkan Pelayanan, UPK Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi Gelar Pelatihan Pengelolaan Posyandu

Dari hasil produksi berita, baik tulisan, foto, atau video nantinya akan dipilih dan ditampilkan di berbagai media, seperti Facebook dan medsos lainnya. Dalam pelatihan ini mereka juga mendapatkan informasi tetang pers, baik kode etik wartawan dan UU Pers Nomor 40 tahun 1999.

“Untuk langkah awal mereka akan diberikan pelatihan membuat berita best practices kegiatan di desanya. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” tandasnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB