7 Persen CPNS Lolos dari Universitas Terbuka, Rektor: Banyak Terobosan

7 Persen CPNS Lolos dari Universitas Terbuka, Rektor: Banyak Terobosan

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis data jumlah peserta yang lolos tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Dari jumlah 138.791 peserta yang lulus, sekitar 9.436 atau 7 persen diantaranya merupakan alumni Universitas Terbuka.

Rektor Universitas Terbuka Ojat Darojat mengatakan bahan ajar, kualitas proses pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar di UT dikawal secara jelas dan tegas serta dikendalikan melalui sistem penjaminan kualitas internal yang sangat ketat, sehingga mutu lulusan UT sangat terjamin

"Mereka adalah orang-orang terpilih yang telah sukses menghadapi berbagai kendala dan rintangan dalam belajar jarak jauh. Keberhasilan setiap mahasiswa UT sangat tergantung pada upaya dan kerja keras mereka sendiri dengan dukungan penuh UT," katanya dalam keterangannya Kamis 5 November 2020, dikutip dari Tempo.co.

Untuk mendukung kesuksesan belajar mahasiswa, UT juga telah melakukan beragam terobosan dengan menyediakan beragam kegiatan ekstra kurikuler, seperti pelatihan dan workshop keterampilan belajar jarak jauh, mengedukasi mahasiswa untuk meningkatkan literasi dalam bidang komputer dan internet sebagai kebutuhan utama hidup di era revolusi industri 4.0.

Makna berikutnya bagi UT, banyaknya lulusan UT yang diterima sebagai CPNS juga mencerminkan mutu pendidikan di UT yang terstandar dan dapat diimplementasikan dengan baik di seluruh pelosok Nusantara.

Nilai akhir mata kuliah yang diperoleh oleh mahasiswa di Pulau Jawa akan sama kualitas dan maknanya dengan nilai akhir mata kuliah yang diperoleh oleh mahasiswa UT yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, serta kepulauan terpencil.

"Dalam konteks inilah, UT hadir sebagai instrumen strategis Pemerintah untuk pemerataan akses pendidikan tinggi yang berkualitas di seluruh Tanah Air," ucapnya.

Sumber: Tempo.co

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB