Pencopetan di Mal Gandaria City, Korban: Pelaku Nenek-nenek

Pencopetan di Mal Gandaria City, Korban: Pelaku Nenek-nenek

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang karyawati menjadi korban pencopetan, di Mal Gandaria City, Jakarta Selata, pada Selasa lalu. Korban yang bernama Isma Savitri, 31 tahun, kehilangan sebuah tas berisi uang, kartu identitas, surat izin mengemudi (SIM), telepon genggam, dan sejumlah kartu anjungan tunai mandiri (ATM). “Aku sedang makan di Eat n Eat dengan teman-teman,” katanya, Rabu, 30 Mei 2018.

Isma memperkirakan kejadian berlangsung sekitar pukul 20.00. Ia duduk berhadapan dengan lima temannya. Ia menaruh tas di samping kanan kursinya. Sekitar lima belas menit berada di tempat itu, muncul perempuan tua. “Sudah nenek-nenek,” ujarnya.

Nenek-nenek itu duduk di belakang Isma. Hanya saja posisinya menghadap ke lorong tempat berjalan orang. Sekitar pukul 21.20, Isma baru menyadari tasnya hilang ketika hendak mengambil sesuatu. Ia bergegas menghubungi petugas keamanan mal.

Dari rekaman CCTV, diketahui orang yang mengambil tas Isma adalah nenek-nenek yang duduk di belakangnya. Perempuan tua itu mengenakan wig pendek untuk menyamarkan diri. Ia membawa jaket yang kemudian digunakan untuk menutupi tas yang dicurinya. "Pas aku cek waktu di CCTV, pelaku ambil tas aku sekitar pukul 20.45," ucap Isma. Terlihat dalam rekaman pelaku berjalan santai membawa tas Isma.  

Manajemen mal, kata Isma, hanya membantu membuat surat keterangan hilang dan menunjukkan CCTV. "Mereka minta maaf dan berjanji akan menelusuri dengan menyebarkan rekaman itu ke mal lain," tuturnya. Dengan menyebarkan rekaman itu, manajemen berharap pelaku pencopetan bisa segera ditangkap.

Sumber: Tempo

Topik Terkait
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB