Bom di Gereja Surabaya, Korban Meninggal Jadi 10 Orang

Bom di Gereja Surabaya, Korban Meninggal Jadi 10 Orang

SUKABUMIUPDATE.com - Korban ledakan bom di gereja Surabaya bertambah. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengatakan korban tewas menjadi 10 orang dan 41 luka-luka.

"Jadi sampai saat ini ada 10 korban yang tewas. 8 korban belum diidentifikasi dan 2 sudah diidentifikasi," kata Barung saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Gedung Tribata Polda Jawa Timur pada Ahad, 13 April 2018.

Barung mengatakan dua korban tewas yang sudah diidentifikasi sudah dibawa ke Rumah Sakit Bedah Surabaya dan Rumah Sakit Dr Soetomo. "Tunggu Kapolri datang," kata dia. Sedangkan 8 korban tewas lainnya masih berada di lokasi kejadian.

"8 korban masih di TKP dan belum diidentifikasi karena tim Inafis dan tim forensik belum mengizinkan," kata Barung sembari menambahkan bahwa keterangan lebih lengkap akan disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Pada Ahad pagi ini, teror bom terjadi di tiga lokasi gereja, yaitu di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno. Tiga bom tersebut meledak berselang 30 menit secara susul-menyusul.

Sumber: Tempo

Topik Terkait
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB