SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengatakan tiga tahun masa kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla masih ada yang belum tercapai, termasuk mengenai lapangan pekerjaan. "Banyak yang sudah dicapai, infrastruktur paling tinggi capaiannya di zaman Jokowi-JK," ucap Zulkifli Hasan di Kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Selasa 10 Oktober 2017.
Kendati demikian, kata Zulkifli Hasan, ada juga beberapa catatan yang harus dicapai, di antaranya mengenai lapangan pekerjaan. Sebab, masih banyak lulusan sarjana dan sekolah menengah atas/kejuruan yang belum mendapatkan pekerjaan.
Masalah lain yang butuh perhatian, ujar Zulkifli, ialah kesejahteraan masyarakat yang mulai menurun lantaran tak ada lembur. Sehingga penghasilan tambahan berkurang dan kebutuhan pokok seperti beras dan gula meningkat.
"Saya sebagai (partai) pendukung pemerintah banyak menampung aspirasi. Kesejahteraan masyarakat menurun kenapa? Dulu ada lembur sekarang enggak ada lagi," tutur Ketua Umum PAN ini. "Harga listrik dan gas juga meningkat, itu yang menjadi banyak keluhan karena pendapatan menurun dan pengeluraan meningkat."
Sebelumnya Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono mengakui lulusan SMK yang menganggur mencapai 10 persen. "Mayoritas (yang menganggur) SMK kalau berdasarkan pendidikan. Ini yang unik, kenapa malah lulusan SMK yang nganggur. Padahal, mereka siap pakai di dunia kerja," ucap dia.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik per Februari 2017, dari 131,55 juta angkatan kerja, 124,54 juta bekerja. Adapun sisanya, 7,01 juta, tak bekerja. Sehingga harus dilakukan pembenahan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK.
Sumber: Tempo
