Jelang Ramadhan, Polisi Tangkap 26 Pelaku Kriminal

Jelang Ramadhan, Polisi Tangkap 26 Pelaku Kriminal

SUKABUMIUPDATE.com - Kepolisian Resor Kota Depok menangkap 26 orang pelaku tindak kriminal selama Operasi Cipta Kondusif pada 19-20 Mei 2017. Kepala Bagian Operasional Polresta Depok Komisaris Agus Widodo mengatakan operasi dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, tawuran warga, dan balap liar, menjelang Ramadan. "Cipkon Ramadan kami libatkan 130 personel polisi," kata Agus, Ahad, 21 Mei 2017.

Menurut Agus, dari 26 yang ditangkap, pihaknya menetapkan 13 orang sebagai tersangka atas tindak kriminal yang mereka lakukan. Adapun tersangka yang ditangkap adalah 4 orang atas kepemilikan sabu, 1 debt collector, 2 pengedar narkoba, 1 pelaku penganiayaan, 2 pelaku pencurian, dan 2 pelaku pencabulan.

"Sebanyak 13 lainnya dibebaskan. Mereka hanya mendapatkan pembinaan oleh polisi," ujar Agus. Operasi Cipta Kondusif, ujar Agus, akan terus dilakukan selama Ramadan. Operasi ini, kata Agus, untuk mencegah tindak kriminal dan pelanggaran ketertiban yang sering terjadi, seperti pencurian rumah kosong, balap liar, dan tawuran warga.

Polresta Depok juga akan mengerahkan 100 personel Tim Insidentil dan Tim Jaguar secara bergantian untuk melakukan patroli selama 24 jam. "Personel sudah disiagakan untuk patroli Ramadan," ujarnya. Pada Operasi Cipta Kondusif kemarin polisi menyita 4 bilah pisau, arit, golok, 7 motor, 1 boks miras, mobil, dan 10 paket sabu.

Sumber: Tempo

Topik Terkait
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB