Wapres JK Bicara Islam Moderat di Oxford University

Wapres JK Bicara Islam Moderat di Oxford University

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK memberikan kuliah umum di Oxford University, Inggris. Dalam kuliah itu JK berbicara tentang agama Islam di Indonesia.

Ia mengatakan Islam di Indonesia termasuk yang moderat dibandingkan dengan negara-negara lain. Secara khusus, JK menilai Islam moderat yang sehari-hari diterapkan di Indonesia memiliki ciri yang berbeda dengan di kawasan Timur Tengah. "Islamnya sama, tapi cara gaya hidupnya (beda)," ucap JK dalam siaran pers yang diterima Tempo, Jumat (19/5).

Menurut dia, perbedaan cara atau gaya hidup itu terlihat dari pola pergaulan yang bisa berdampingan dengan agama lain. "Pergaulannya dapat berdampingan sesama agama," ucap JK.

Sehari sebelum memberikan kuliah umum di Oxford, Wapres JK bersama rombongan mengunjungi Lapangan Queen Elizabeth Olympic Park Stadium di London. Kunjungan itu bertujuan untuk berbagi pengalaman tentang pelaksanaan Olimpiade musim panas yang digelar 2012 di London. "Bagaimana (mereka) memaksimalkan penggunaan komplek olahraga," kata JK yang juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Asian Games 2018.

Nantinya, kata JK hal serupa akan coba diduplikasi di komplek Gelora Bung Karno, Senayan. Menurut Kalla, pihak pengelola Queen Elizabeth Olympic Park Stadium memberikan saran kepada Indonesia bagaimana mengelola kegiatan olahraga bertaraf internasional.

"Antara Olimpiade dan Asian Games tak jauh beda. Olimpiade punya jumlah atlet kurang lebih 10.000. Asian Games juga kurang lebih 10.000 atlet," ucap JK.

 

Sumber: Tempo

Topik Terkait
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB